We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Sweet Home

Sweet Home

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 3, 2021
WpInfo
Fiction
Mystery
Ayah yang tergeletak bersimbah darah menaruh jari telunjuknya di depan bibirnya dari balik samar kegelapan mencekam, sebagai isyarat menyuruhku diam di tempat persembunyian. Sayangnya tubuh ini tak bisa berhenti bergetar ketika suara deritan yang berasal dari lantai papan dan gesekan benda tajam terdengar mendekat. *** Ketika rumah yang biasanya menjadi tempat beristirahat yang nyaman berakhir menjadi jerit ketakutan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tujuh Hari Setelah Ibu Pergi [SEGERA DIFILMKAN]
  • Ketika Kita Terjaga
  • 7 Malam Setelah Nenek Meninggal (TAMAT)
  • PITUNG DINO [complete]
  • I Know You
  • kemah Terlarang
  • Jurnal Sagara
  • Pesan Terakhir
  • kisah horor: teror jam 12 malam
  • Berhaji Dengan Uang Pesugihan

Setelah tujuh hari kematian ibu, suasana rumah berubah mencekam. Suara rintihan kerap kali terdengar dari kamarnya. Aku pun melihat, ibu sedang membenturkan kepalanya ke jalan. Ada apa dengan kematian ibu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines