Meretas Badai

Meretas Badai

  • WpView
    LECTURAS 27
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, jun 28, 2021
Faira Aulia Dewi, perempuan muda yang mandiri. Sejak kuliah, memilih hidup terpisah dari orang tua. Sayangnya, di usia menjelang kepala tiga belum juga menemukan teman hidup. Desakan orang tua dan omongan tetangga mulai mengusik ketidakacuhannya. Hingga suatu ketika kehadiran seorang pemuda memberi warna dalam hidup Faira. Di waktu bersamaan, cinta yang bersemi malah mengungkit kembali luka lama keluarganya. Sesungguhnya luka apa yang mendera Faira dan keluarganya di masa lalu? Apa hubungannya dengan sang tambatan hati? Akankah cinta mereka saling terikat? Ataukah melepaskan menjadi akhir ujian cinta Faira?
Todos los derechos reservados
#97
kasihtaksampai
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Langit Yang Sama
  • Ana Uhibbuka Fillah ( TAMAT  )
  • TITIK RINDU [ SELESAI ]
  • Kau Hampir Membunuhku (The End) Open PO
  • Aku Mencintaimu Karena Allah [End]
  • AKSARA LARA(END)
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • BIPOLAR
  • Malam Sendu di Akhir Sujud | TERBIT

Hasya mencintai hujan-gemericiknya, baunya, dan cara tetesnya menyembunyikan air mata. Bagi Hasya, hujan adalah tempat berlindung dari dunia yang terlalu bising. Sementara Raden menyukai senja-cahaya hangat yang perlahan pergi, seperti cara orang-orang meninggalkan tanpa pamit. Mereka bertemu di antara langit yang mendung dan langit yang memerah. Dua dunia yang berbeda, namun saling melengkapi. Hasya dengan kesunyian yang menyembuhkan, Raden dengan keramaian yang menyamar sebagai tawa. Cinta tumbuh diam-diam, seperti hujan pertama setelah kemarau panjang. Tapi apakah cinta cukup saat rahasia masa lalu mulai menyeruak dan luka lama kembali basah? Ini bukan sekadar kisah cinta remaja. Ini tentang menerima, melepaskan, dan percaya... bahwa bahkan hujan pun bisa bertemu senja di suatu waktu yang tak terduga.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido