We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Sorry Darling

Sorry Darling

  • WpView
    Reads 574
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 20, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Happy Ending
First Love
Dark Romance
Senyumnya? lebih tepatnya tawa yang licik, mendesis dari bibirnya saat ia mengulang kata-kata pesan itu dalam kepala. "Dia pikir aku bodoh?" gumamnya, lalu tawa itu berubah menjadi cekik yang berulang. Suaranya memantul di dinding beton dan membuat pipa-pipa bergetar. Setiap kalimatnya seperti duri "Aku akan membuatnya menyesal... Avila hanya milikku." Ia menggeram, dan jarinya mencengkeram sampai kuku menusuk daging mengeluarkan banyak darah. Mata Hinder kosong namun tajam ada obsesi yang menempel di pupilnya seperti minyak. Ia membayangkan Avila-senyum tipis yang dulu, langkah yang pernah ia pahami-sekarang berpaling. Bayangan itu menusuk. Ia meneguk minuman, menutup mata, lalu melepas napas panjang yang hampir terdengar seperti ratap. Setiap tegukan menumbuhkan rencana-rencana gelap di kepalanya; setiap asap yang dikeluarkan menandai satu janji ia tak akan melepaskan. Avila menyeka debu dari bingkai foto kecil yang menampilkan dua sosok yang pernah dekat. Tangan-tangannya gemetar sedikit saat ia menutup kotak perhiasan, lalu menghela napas seolah menenggelamkan rasa bersalah. "Aku tidak bisa membayangkan betapa bejatnya kau," bisiknya, bukan pada siapa pun, melainkan pada gagasan yang menyinggungnya. Suaranya bergetar tapi tenang cuman kepolosan yang tersisa. Di atas kasur, surat-surat kecil berkumpul satu per satu ia membaca, mengulang kata maaf yang sudah terucap berulang kali di kepalanya. "Maafkan untuk setiap silap kata... Maafkan untuk setiap salah sikap..." Ucapannya selayaknya doa setiap kata menjadi penebus yang ia harap dapat melunakkan tembok yang kini memisahkan mereka. Matanya basah, namun ia menahan tangis seperti menahan badai yang tak kunjung reda. No copy paste❌🚫 Hasil karya sendiri❤️‼️ ig @authorwp_palingsibuk
All Rights Reserved
#430
suami
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Limerence : Redemption
  • Chain Desire
  • Isabella (Complete) End
  • MY PROTECTIVE BILLIONAIRE [COMPLETED]
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • The Devil's Love
  • Perverter FRIGID [Girls Knight #3]
  •  MY WIFE IS MY NURSE
  • The Billionaire Prison
  • The Love Still in Your Eyes (Dark Romance, Angst Story).

SEQUEL DARI LIMERENCE Wajib membaca buku pertama untuk mengerti jalan cerita. (The Dark Series #4) ⚠️ Explicit Dark Story (21+) ⚠️ DON'T PLAGIARISM! I DON'T HAVE ANY RESPECT FOR SOMEONE WHO COPY MY WORK! 《•••••••••》 Danielle kembali menjalani hidupnya terbebas dari kegelapan, namun itu tidak bertahan lama ketika masa lalunya kembali datang menghantuinya dan bertekad untuk memenangkan hatinya. *** "Aku sangat mencintaimu," bisiknya dengan suara lembut yang begitu tulus namun asing. Aku tidak membalas pernyataannya. Bagaimana aku bisa membalas jika aku tidak mencintainya? Setelah apa yang dia lakukan padaku dulu. Dia membuatku hancur berkeping-keping hingga tidak bisa lagi kembali utuh. Membuatku jatuh ke dalam lubang sedalam-dalamnya tanpa pertolongan. Dia membuatku merasakan trauma yang amat sangat dalam. Bahkan aku tidak percaya kalau dia benar-benar tulus mencintaiku. Dia hanya berbohong, memanipulasiku agar kembali padanya. Aku tidak akan percaya setelah apa yang dia katakan padaku. Setelah dia membuangku seperti sampah. "Bambolina .... Danielle ..." ujarnya kali ini dengan nada yang begitu serius dan dingin. "Kau tahu aku paling tidak suka jika kau tidak meresponku bukan?" Tambahnya kali ini dengan nada penuh peringatan. Tentu saja. Tentu saja aku tahu itu, tapi aku tetap tidak bisa menjawabnya. Perlakuannya padaku di masa lalu, ucapannya terakhir kali padaku, terus terngiang-ngiang di kepalaku. Aku bukanlah apapun melainkan mainan baginya. Aku menolak dan menjauh, aku harus sadar dia bukan lagi suamiku. Dia akan menjadi suami wanita lain. Aku tidak mau lagi terlibat dalam kerumitan yang tercipta jika bersamanya. Dia merentangkan tangan, menangkup wajahku dan memberikanku tatapan yang sangat kukenal. Aku menundukkan kepala dan berkata lirih, "a...ku... men...cintai...mu... Luciano... " 《•••••••••••》 Story by : DyahUtami Cover design by : DyahUtami

More details
WpActionLinkContent Guidelines