Ketika pertama kali menyukaimu, ada rasa bahagia sekaligus keragu-raguan pada diriku. Aku tidak mengerti bagaimana perasaan ini bisa hadir dalam diriku. Perasaan ini memang membahagiakan namun jika saja aku boleh memilih aku tidak ingin jatuh cinta padamu. Mencoba untuk menolak namun pesonamu menariku kembali. Kamu membuatku bahagia hanya dengan hal-hal sederhana yang kamu lakukan. Di dalam doa, aku sengaja tak menyebut namamu, sebab aku takut memaksakan pilihan yang ternyata bukan yang terbaik untukku. Aku lebih memilih untuk menyerahkan segalanya kepada sang pemilik segalanya. Dan darimu, aku sadar, berharap kepada manusia adalah cara paling sederhana untuk menyakiti diri sendiri.
Más detalles