Filosofi Cinta | Na Jaemin

Filosofi Cinta | Na Jaemin

  • WpView
    Leituras 411
  • WpVote
    Votos 115
  • WpPart
    Capítulos 9
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, nov 20, 2021
"Gua cuma berusaha pertahanin hubungan gua sama dia." kemudian Nanda menyeruput kopi miliknya yang sudah mulai mendingin. "Kadang mempertahankan sama memaksakan emang beda tipis, Na." Kata yang perempuan. "Cinta boleh, bego jangan." Timpal Jivano. Jika kata 'putus' sangat mudah diucapkan, tapi kenapa berpisah amat sulit dilaksanakan? Orang bilang cinta itu kebahagiaan, lalu kenapa ia menyakitkan?
Todos os Direitos Reservados
#626
najaemin
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Empty | 00L NCT Dream
  • Broken melodies
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • [REVISI] Stabilo -HRJ ✔
  • FEARLESS || JAYISA
  • Na!
  • My STEPBROTHER X Na Jaemin
  • Arshaka Heizen Lergan

Di panti asuhan adalah hal yang bahagia untuk mereka. Byan yang tidak tau keberadaan kedua orang tuanya dan hanya di nafkahi oleh kakek dan neneknya yang sedang mengurus perusahaan di luar kota bahkan luar negeri, Arlen yang jarang bisa merasakan kehangatannya sebuah keluarga dan hanya bisa merasakannya saat runtuh atau berhasil, Galih yang merupakan anak dari ibu dan bapak dari panti asuhan dan merupakan anak tunggal, dan yang terakhir adalah Juna yang tidak tau arti kehangatan keluarga sebenarnya itu apa. Punya banyak teman, punya adik-adik asuh, juga bertemu dengan banyak orang tua yang terpaksa menitipkan anaknya ke panti untuk urusan di luar kota bahkan ada yang sampai di luar negara. Bagi Byan, bertemu dengan teman-temannya adalah keberkahan sesungguhnya. Kalau ada yang mau merawatnya pun, dia tak butuh. yang di butuhkan adalah tiga sahabat nya. Mereka sudah saling bergantung satu sama lain. Bahkan kalau bisa, Byan menyerahkan hidupnya demi kebahagiaan sahabatnya. "Sahabat gue harus tau rasanya kebahagiaan." -Byan "Kita itu satu. Kita tetap kita. Empat tetap empat. Ga kurang, ga lebih." -Arlen "Yang gue butuh itu kalian. Gue butuhnya kalian. Selain kalian, ga ada lagi!" -Galih "Dari kecil bareng, sedih bareng, main bareng, nangis pun bareng. Makan aja kadang bareng. Kalau mati? gue sendiri aja. Lo semua bahagia aja dulu, ya?" -Juna [100% FICTION] [Friendship] [Harsh words]

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo