Sanara

Sanara

  • WpView
    LECTURAS 94
  • WpVote
    Votos 50
  • WpPart
    Partes 11
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, jul 10, 2021
Tentang rasa yang tak kunjung bertemu dengan pemiliknya. Tentang ke bosanan untuk penututan segera berumah tangga. Tentang perempuan yang harus menerima kenyataan bahwa ia akan di jodohkan oleh pria yang 6 tahun lebih tua dari Nara. Namun, perasaan Nara masih di isi oleh seorang pria, tidak gampang juga untuk Nara membuka pintu hatinya begitu saja. "Saya tau, di hati kamu udah nggak ada ruang lagi untuk saya memasukinya. Tapi, izinin saya buat menjadi pengganti sosok Aksa." - Sakha Rahardian Mahardika "Mas, sosok Aksa nggak akan pernah bisa di ganti dengan apapun. Tapi izinin Nara juga buat belajar mencintai mas Sakha." - Sanara Faradiba. "Lo bilang, kalau nggak ada lagi orang yang kaya gue. Dan, itu salah Sar. Salah banget. Gue yakin, orang yang lebih dari gue juga ada. Tapi, lo yang terus sembunyi dan lari pas udah hampir ketauan." - Araska Farizi. Semesta memang lah semesta. Terlalu banyak kejutan kejutan di dalamnya.
Todos los derechos reservados
#451
dijodohkan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Gasya (End)
  • Ketenangan Di Balik Diam ( Tamat)
  • Darsa (END)
  • ARAZKA (END)
  • dimana janji tersebut
  • Kamu 너는 -- Kenangan Tentang Luka Dan Cinta
  • Istri Muda
  • DANADYAKSA
  • Jodoh Dari Kakak

16+ Bagi Bagas, Rasya itu lucu, menarik, apa adanya, tidak jaim, galak, dan dia tidak manja. Mungkin itu saja tidak cukup untuk mendeskripsikan seorang Rasya. Bagas sayang terhadapnya, entah sejak kapan perasaan itu muncul. Perasaan yang diam-diam ia pendam tanpa sepengetahuan Rasya. -------- Bagi Rasya, Bagas itu usil, nyebelin, seram kalau lagi emosi, dan jangan lupa dia itu selalu tersenyum padanya. -------- Hal yang menarik adalah, ketika kamu di jodohkan dengan musuhmu sendiri. Apalagi jika sudah menjadi garis takdir, akankah kalian ingin mengubahnya? Ini bukan zaman Siti Nurbaya, ini zaman modern. Perjodohan bukan hal yang mudah untuk di terima dan bukan hal yang sulit untuk di tolak. Tetapi lain lagi dengan permainan takdir yang di alami mereka berdua. Menolak tak bisa, menerima tapi ada keraguan. Apakah mereka akan tetap di jalannya masing-masing? atau mereka memang akan menjalani kehidupan bersama hingga rumah tangga bahtera? Cover photo by pinterest Created by me and don't copy my story! (Belum revisi dengan tulisan yang cukup berantakan)

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido