STM Love Story [END]

STM Love Story [END]

  • WpView
    Reads 13,511
  • WpVote
    Votes 803
  • WpPart
    Parts 60
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Jul 6, 2025
Kisah classic seorang pelajar Sekolah Teknik Menengah (STM) dalam mengejar wanita pujaan hatinya. Kisah ini berlatar di salah satu sekolah STM disekitaran Jakarta Timur. Sekolah yang menjadikan ane anak muda yang keras kepala dan anak muda yang senang menantang bahaya. Semuanya ane buat berdasarkan kisah nyata pengalaman hidup ane. Pengalaman yang membuat ane lebih bisa menghargai sebuah pertemuan dan perpisahan. Banyak kejadian perkelahian dan kata - kata kotor pada cerita ane ini. Jadi ane saranin buat bocil - boci di bawah 18 tahun dan anak SMA yang baperan gak mampir ke cerita ane ini 🚷
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Gadis Ini Lahar
  • PANDANG PERTAMA
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • My Older DESTINY- Lengkap
  • BUKAN BADJINGAN (BUKBAD) 18+  tamat & lengkap ✅
  • Algeta Story's(Completed)
  • Jurnal SMK
  • BADJINGAN
  • Back To Change i'm aletha now ! #wattys2018
  • Kita Tak Bisa Bersatu

Mawar lucyana namanya, keras kepala sifatnya. Dia siswi dengan pikiran yang mulai sedikit dewasa saat SMA tetapi ugal-ugalan tindakannya. Libur akhir kelulusan SMP membuatnya sedikit merasa berantakan. Pertemuan yang tak terduga dengan seseorang di penghujung Parangtritis, dan keputusan ayah mawar yang mendadak. tuan ombak, rumah, dan Bandung yang mulai mawar coba untuk menerimanya di hati yang sekeras tembok china. Penasaran akan kisah perempuan yang memiliki Lika liku nya saat hidup di tempat yang bukan keinginannya, dan semua ekspektasi yang tak terlaksanakan juga masalah yang ia hadapi sendirian, akankah bisa mawar membereskan nya?? Ayo!!! baca!!!~ "Gadis ini Lahar". Novel pertama yang direncanakan oleh anak SMP saat 2 tahun yang lalu, yang kini sudah menginjakkan kakinya di salah satu SMK di Bandung dengan hanya bermodalkan telepon genggam, otak, waktu, dan jari jari yang ia ketik pada layar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines