Takeaway

Takeaway

  • WpView
    Membaca 1,739,212
  • WpVote
    Vote 65,443
  • WpPart
    Bab 20
WpMetadataReadLengkap sekitar 8 jam yang lalu
WpInfo
Fiksi
Romansa
Takdir Cinta
Benci jadi Cinta
Akhir Bahagia
Masalah ini bermula dari rasa iri Denara pada Raisa, sang kakak yang selalu sukses dalam hal apapun. Raisa, si sulung yang pintar dalam bidang akademis, sukses di bisnisnya dan juga cantik di mata banyak pria. Perempuan duapuluh delapan tahun itu seperti tidak punya sisi buruk di hidupnya. Berbeda dengan Denara yang sering dianggap bodoh, pemalas dan tidak secantik sang kakak. Kelebihan yang Raisa punya selalu membuat Denara marah, terlebih papa dan mamanya senantiasa membanding-bandingkan. Hal ini membuat gadis duapuluh lima tahun itu mencari cara agar bisa menandingi sang kakak, atau minimal mengambil sedikit keberuntungan yang seharusnya menjadi milik Raisa, termasuk perkara jodoh. Namun siapa sangka, langkah yang Dena ambil justru menjerumuskannya pada masalah.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Sepaket Luka & Obatnya (Versi benar)
  • AMNESIAL (END)
  • Masalah (Married Sama Orang Yang salah?)
  • HALAI-BALAI | Antagonist Husband LENGKAP (SELESAI) TERBIT
  • Behind Her Brand
  • DEHANDAR & AQILLA [YOUNG MARRIAGE]
  • Harta, Tahta, Dendam Cinta!
  • MY BABY
  • The Best Man Ever
  • May I Love You?

[READY EBOOK 📱] LINK PEMBELIAN EBOOK BISA DM/BUKA DI PROFIL AKU, TEPATNYA DI BERANDA PERCAKAPAN YA☺️ "Ngapain di sini? Jual diri ya." Luna memejamkan matanya, berusaha meredam amarah atas tuduhan dari seseorang yang sejak bertahun-tahun perempuan itu hindari. Tangannya mengepal kuat ketika wajah laki-laki itu justru semakin dekat padanya. "Nggak usah marah! memang kenyataannya seperti itu, kan?" Luna sontak membanting gelasnya ke meja. Tangannya meraih tas dan mulai beranjak dari kursi yang sejak tadi ia duduki. "Lepas!" Bentak perempuan itu. "Ngapain buru-buru? senang-senang dulu sama aku!" "Lepasss! Akhh.."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan