Kissophrenia

Kissophrenia

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 16, 2021
[Romansa-Psikologi] Lily bekerja pada seorang komikus digital sebagai asisten. Diketahui komikus itu mengidap skizefrenia yang membuatnya sangat kewalahan. Sebagai gadis baik yang diajarkan tentang kepedulian oleh keluarganya, Lily setia mengabdi pada komikus itu sebagai asisten komik. Terkadang, jika mendapat momentum terbaik, Lily akan sangat membuat gelak tawa sang komikus jadi berkepanjangan. Mereka menjalani hidup masing-masing dengan akur. Hingga akhirnya dua orang datang di antara mereka dan membuat sedikit kekacauan. ___ Dibuat oleh @puput_kun pada 29 Juni 2021 di Sumatera Selatan, Indonesia.
All Rights Reserved
#69
pekerjaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Man
  • Crazy Marriage
  • Two Love One Heart (Revisi)
  • Ok, Boss! [Re-Post]
  • FRIENDSHIP or RELATIONSHIP [TAMAT ✅]
  • 𝐋𝐈𝐁𝐑𝐀 [End]
  • Araleya: Titik Temu Semesta
  • Satu Atap, Satu Hati
  • My Illegal Boyfriend
  • Not The Wrong
The Man

WARNING !! Cerita ini bakal bikin kamu salting brutal dan senyam senyum sendiri!!! *Short Chapter Warning* - - - "Aku gak percaya kalau kamu cuma pernah pacaran saat kamu SMA." gumam Lili seraya menatap pria tampan didepannya, Atlas. "Kenapa gak percaya?" tanya Atlas. "Well... you sounds like a pro." jawab Lili dengan senyum jahilnya. "Im a pro? of what?" tanya pria itu seakan sengaja ingin mendengar jawaban Lili. "Dalam hal menggoda dan meluluhkan hati wanita. Kamu ahlinya." jelas Lili. Berharap Atlas akan mengerti perkataannya. Mendengarnya membuat Atlas tertawa. Dari tempatnya berdiri, Lili bisa melihat telinga pria itu memerah seakan menahan malu. Hal itu mengundang senyuman di wajahnya. "Jadi kamu sudah tergoda sekarang?" tanya Atlas lagi dengan jahil yang membuat pipi Lili bersemu. "Eh?" respon Lili sekenanya. Benar - benar bingung harus menjawab apa karena harus berhadapan dengan pria semenarik Atlas ini. "Kalau kamu penasaran tentangku, why dont we get to know each others? cause im curious about you too." ucap Atlas dengan kharisma yang meledak - ledak. Rasanya Lili ingin langsung pulang saja dan kabur dari sini. Wajahnya pasti sudah semerah tomat sekarang. Mungkin sekarang Lili benar - benar terlihat seperti orang linglung dimata Atlas, karena yang bisa ia katakan untuk menjawab itu hanyalah, "Shall we?" "Yes, we shall." jawab Atlas tanpa ragu. 🎖️#16 in Roman (13-10-2024) 🎖️#26 in Roman (29-06-2025) 🎖️#57 in Romansa (11-01-2026) 🎖️#43 in Romansa (14-01-2026)

More details
WpActionLinkContent Guidelines