Insa | [SUDAH TERBIT]

Insa | [SUDAH TERBIT]

  • WpView
    Reads 13,072
  • WpVote
    Votes 1,862
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadComplete Fri, Jun 14, 2024
Anak IPA mengajari anak IPS sejarah? Terdengar mustahil tapi itu benar. Kana Armaya Chandrika adalah anak IPS yang hobi nya menggambar dan membaca komik itu harus diajari oleh sahabat masa kecilnya yaitu. Kunara Abimanyu Cullen, anak MIPA Efektif 1 yang terkenal akan kecerdasan dan ketampanan. Kalau kata masyarakat SMA Antrek, Kunara adalah pemuda yang sempurna dan serba bisa. Kana yang hobi membaca komik itu mendatangi sebuah cafe komik dekat sekolah yang baru buka dan melamar pekerjaan disana sebagai pekerja paruh waktu. Pemilik Cafe Galaxy, Ha Minjae atau Andromeda itu menerima gadis itu dan menemukan bakat langka yang dimiliki oleh Kana. Kehidupan Andromeda,Kana dan Kunara tidak sesempurna kelihatannya. Mereka harus menghadapi masalah mereka sendiri. Cinta,benci,trauma dan keterpaksaan untuk berpisah akan mengiringi kisah mereka dalam I N S A. "Jika kamu rindu, lihatlah ke atas langit."-?
All Rights Reserved
#28
naskahduadelapangroup
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Renjana [COMPLETED]
  • Vous Me Voyez? ✔️
  • Antara Nada dan Lensa
  • ARGA [TAMAT]
  • Bukan Musim Dingin [END]
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun
  • �•AREKSA• ( On Going )
  • Jangan Ganggu Abang || Lee Jeno ft. Mark Lee✓
  • My cute Boyfriend
  • Hai, Selesai.

Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines