We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
TOPENG
  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 7, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
FOLLOW SEBELUM MEMBACA!!! Seorang gadis yang di larang keras oleh keluarganya dalam hal Berpacaran. Dia bukan wanita lemah, tapi tetap di anggap lemah oleh keluarganya. Sampai suatu waktu dia bertemu dengan dua pria yang memiliki sifat yang berbeda. Bagaimana kisah mereka? Akankah gadis tersebut melanggar perintah kedua orang tuanya atau justru tetap pada prinsipnya? Ikuti terus kisahnya! ini hanya karangan dari seorang gadis yang memiliki pemikiran Random Selamat membaca tinggalkan jejak dengan cara vote and komen jangan lupa follow akun author.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EPIPHANY
  • Dia Sahabat Kakakku (Tamat)
  • This Is My Life
  • MEMELUK LUKA [END]
  • Only You [Slow Update]
  • SEPUPUMU ADALAH MILIKKU (TAMAT)
  • Rindu Arti Bahagia (TAMAT)
  • Beri aku kesempatan sekali saja
EPIPHANY

Rania berada di ambang kebingungan. Antara memilih Elang atau 'dia' yang sebelumnya pernah ada di hatinya. Hubungan yang awalnya berjalan baik-baik saja, perlahan retak di saat Rania mencoba untuk pergi tanpa melukai. Namun, Rania melupakan satu hal yang pernah Elang katakan. Perihal laki-laki cuek itu yang tak suka dibohongi, dikhianati, dan dipermainkan hatinya. Bahkan dia juga melupakan beberapa hal penting lainnya. Perihal bahwa dirinya adalah salah satu kesukaan Elang akhir-akhir ini. Di titik ini, Rania mencoba untuk menyatukan dua hal tersebut sekaligus. Bisakah dirinya pergi tanpa melukai? Atau bahkan Elang sendiri yang akan mundur setelah mengetahui siapa laki-laki yang sempat singgah di hati gadis manis yang disukainya? * * * "Maaf, Elang. Di sini aku mau kamu paham bahwa yang selalu ada, tak menjamin akan menjadi peran utama. Karena bagiku, kamu hanyalah peran pengganti yang kebetulan bersedia untuk menyembuhkan luka yang pernah diciptakan olehnya." Benarkah hubungan keduanya kandas sampai di sini? * * * Salam sayang, Nur Azizah

More details
WpActionLinkContent Guidelines