here, i'm violet

here, i'm violet

  • WpView
    Leituras 86
  • WpVote
    Votos 17
  • WpPart
    Capítulos 6
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, set 12, 2021
Gadis yg tinggal sebagai anak "Tumpangan" bersama teman temannya yg lain disebuah Oude huis dikota Kecil , Suatu malam oude huis mendapatkan telepon dari seseorang atas perintah untuk keberangkatan salah satu anak "tumpangan" disana.lalu dengan segera semua orang di Rumah roti itu dengan rela mengucapkan selamat tinggal kepadanya. sebenarnya siapakah penelepon itu? mengapa dia dikirim untuk menuntaskan misi yg bahkan dia tdk tau maksud dari semua ini? . . . . "pulang juga inginku , kau tersesat penuh sesal dan kesal. tak tau jika orang terdekatmu menunggu , siapa tau kau dan aku senasib, sekarib dan tak mudah membalikkan lagi perkataan tdk dariku untuk menjadi iya, ingat itu Sastra! Trasa! kembali! rumah itu impian mu!- "Aaargh!!!" jerit frustasinya.
Todos os Direitos Reservados
#23
javanese
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • RUMAH TENGAH
  • Terlalu Peka
  • Pretty's On The Inside [TAMAT]
  • MEMORIES(END)
  • Taste Of Love
  • You're My Destiny My Randolf
  • Run, Sheila! [End]
  • Karaline _ You're An Extra TAMAT

Apakah rumah tempatku berpulang akan sama jika saja rumah itu hilang? Bagaimana jika hidup yang selama ini aku jalani tidak lagi bisa seperti dulu saat rumahku benar-benar utuh? Kamu yang benar-benar berjanji akan selalu menemaniku, bahkan hilang pelan-pelan. Menyisakan banyak sayatan-sayatan perih yang tidak akan pernah bisa sembuh. Sekarang aku harus kemana untuk menyembuhkan luka itu. ... Rumah, 2024 "Abang tau jalan balik kan?" Tanya Harsa lewat sambungan telepon. Tidak ada sahutan dari seberang. "Abang terlalu lama pergi. Udah lama jauh dari rumah. Waktunya balik, Bang. Nggak semuanya hilang dari hidup Abang. Di rumah masih ada aku yang nunggu." Percakapan dari sambungan telepon itu seperti tidak memiliki lawan bicara. Hanya Harsa yang berbicara. Biyan yang ada di seberang hanya mendengarkan napas berat Harsa yang tidak mendapat respon darinya. "Bang, pulang. Rumah Tengah selalu jadi rumah terakhir buat Abang singgah." Tut...tut...tut. ... Cerita yang akan aku bagikan kali ini adalah cerita tentang 6 sahabat dalam melewati kehidupan mereka yang terjadi di Jalan Sayap Merah tempat Rumah Tengah berdiri tegak. Rumah Tengah berdiri untuk menopang pundak mereka yang mulai kehilangan tempat bertumpu. Rumah Tengah berdiri untuk menjadi rumah terakhir untuk keenam sahabat itu pulang.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo