Gadis Ayu

Gadis Ayu

  • WpView
    Reads 84
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 18, 2021
Na... Mereka merindukan senyummu dan tawamu Mereka berharap kamu kembali Na Dunia keceriaan mereka berubah menjadi menghitam Bapak merindukan suara cemprengmu Ibu kepingin telur ceplok buatanmu Mas Banyu si kalem menjadi kelam Na Keceriaan mas Panca meluntur Na Aninda partner kampungmu merasa sepi Lihatkan... Semuanya berubah Na Bahkan kulkas berjalanmu kini menangis untukmu Na... Berikan perpisahan yang indah untuk mereka Na Meskipun di dunia tak ada yang baik baik saja setelah berpisah Na... Jika memang kamu menginginkan kebebasan, Katakan apa alasanmu Na Buat mereka paham tentang apa yang kamu rasakan Yakinkan bahwa kamu akan baik baik saja Mereka akan mencoba mengerti Dan mengikhlaskan kebebasanmu
All Rights Reserved
#18
ratna
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOVE FOR BROTHER {END}
  • Nalalira
  • dimana janji tersebut
  • MY LADDY BOSS  ||  HEERINA
  • laut yang membawanya pergi (END) ✓
  • Eliinaa
  • Maaf' (Revisi)
  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓

~FOLLOW SEBELUM MEMBACA~ bagaimana jika orang yang kamu suka malah berbalik suka sama saudaramu sendiri " kau pernah dengar phi? cinta tidak harus memiliki. saat kita melihat orang yang kita cintai bahagia maka kita akan bahagia, sebaliknya jika orang yang kita cintai sedih maka kita akan terluka, disitulah cinta yang tulus diuji " - Earth " pikirkanlah phi , jika hatimu salah memilih jalan, kau melewati tujuanmu dan datang padaku. kau salah phi, tujuanmu bukan aku, tapi Earth " - Fluke " kurasa kita harus bersaing mulai sekarang, dan kuharap kau belum mencuri start "- ohm " hatiku pernah tersesat dan tidak tau jalan pulang, tapi kau menuntunku ke sini, ke rumahku. kau rumahku, terima kasih telah menungguku yang tersesat tak tentu arah ini" - Kao . . . .

More details
WpActionLinkContent Guidelines