Aku, Kamu, dan Waktu

Aku, Kamu, dan Waktu

  • WpView
    Reads 686
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 4, 2022
Kita tak pernah tahu akan bertemu dengan siapa, dan dengan sebab apa kita dipertemukan. Kita juga tak pernah tahu akan berpisah kapan dan dimana, serta dengan sebab apa kita dipisahkan. Ada sebuah kutipan yang mengatakan bahwa karena sebab jodoh lah sehingga kita dipertemukan. Karena jika sesuatu itu ditakdirkan untuk kita, sejauh dan serumit apapun pasti menemukan caranya sendiri untuk saling menemukan. Begitupun sebaliknya, jika itu bukan jodoh kita, sedekat dan semudah apapun itu pasti tidak akan menemukan caranya untuk saling menemukan. Ada sebuah kutipan juga yang mengatakan bahwa kita dipisahkan karena memang itu bukanlah yang terbaik. Karena sesuatu yang baik tidak akan meninggalkan kita, jika sesuatu itu tidak akan diganti dengan sesuatu yang lebih baik lagi nantinya. Tentang menunggu waktu yang tepat untuk mendapatkan apa yang menjadi harapan selama ini. Tidak cepat bukan berarti tidak ada jalan. Namun sang Pencipta memberikan jalannya tersendiri untuk sesuatu yang lebih pantas untuk kita dapatkan. Kita harus percaya sesuatu yang terjaga itu pasti untuk yang menjaga. Jikapun kita sabar pasti akan Indah pada waktunya.. Seperti hal nya Icha yang melakukan hal tersebut, mendapatkan buah manis yang dia nantikan selama ini.. Kisah ini menceritakan tentang sebuah penantian panjang yang terhalang oleh waktu.. Semoga suka sama ceritanya:) Selamat membaca:) #BaruPemula
All Rights Reserved
#335
takdir
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Capuccino Sore Itu  ✅ [Tamat dan sudah Direvisi]
  • Warna Yang Hilang
  • Setia Di Hati (Selesai)
  • Sampai Kepadamu
  • Skenario Allah yang Terindah (END)
  • CINTA DALAM PENANTIAN [TERBIT ]
  • Tertulis Dalam Doa
  • WANITA GARIS LURUS (Persembahan Untuk Cinta)
  • Jodoh Terbaik ✅

Aku tidak berani bermimpi. Mungkin ini adalah capuccino terakhir yang bisa kunikmati sambil berbincang berbagai basa-basi denganmu. Membicarakan konsep masa depan yang terlalu jauh, bagiku semacam menelan angan kosong. Lelah jiwaku bila terus berpura-pura menikmati obrolan yang membuatku ingin menghilang. Dan sore ini, setelah lama aku bersembunyi, kau pun datang lagi. "San, kamu kemana saja?" "Aku tidak kemana-mana hanya mengistirahatkan hati." "Jangan pergi lagi. Kita bisa menghadapinya bersama, kan? "Maaf, Kak. Kakak punya impian dan aku punya kenyataan. Aku tak mau menjadi perusak mimpi itu." "Tapi kau adalah sebagian impianku." "..." _________________________________________ NOTE : Cerita ini hanya fiktif belaka. Apabila terdapat kesamaan waktu, tempat, dan suasana hanya karena terinspirasi saja

More details
WpActionLinkContent Guidelines