GADIS
  • WpView
    Reads 8,960
  • WpVote
    Votes 82
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 1, 2021
Warning! Mature contents. Nekat? Dosa tanggung sendiri. Kedua tangan Bara terlihat mengusap bahu Gadis, lalu sedikit turun menuju lengannya yang sedang bersedekap. Kemudian telapak tangan lebar itu mulai mencari pasangannya. Larut dalam keheningan yang menjebak, keduanya tanpa sadar telah berbagi kehangatan dalam waktu yang panjang. Gadis terbuai akan hangat deru napas Bara yang memenuhi ceruk lehernya. Hingga tiba-tiba kesadaran mulai memukul kepalanya telak. Badannya seketika menegang dan mencoba melepaskan dekapan memabukkan milik Bara. "Lepas, Bara." Gadis mulai meronta dengan perlahan. Bara tak mau kalah. Lelaki itu lebih memilih untuk mengeratkan pelukan dan mulai memejamkan mata. Sungguh perlakuan Bara ini membuat kepala Gadis pening seketika. Bagaimana jika ada yang melihat? Benak Gadis mulai dipenuhi ketakutan yang tak terelakkan. "Biarkan seperti ini. Sebentar saja." Biarkan aku menikmati rasa sakit yang menghunjam hatiku. Karena setelah ini, kau tak akan pernah kulepaskan. Tak akan pernah, ucap Bara melanjutkan kalimatnya dengan janji yang terucap dalam hati. "Tidak, Bara. Ini salah. Meskipun di hatiku masih terukir namamu, tapi statusku sekarang tidak membenarkan perbuatan yang sedang kita lakukan." Gadis mengurai pelukan Bara dengan hati yang terkoyak. Tentu saja dia menginginkan pelukan itu, tapi itu tak pantas dia lakukan dengan lelaki selain suaminya. "Aku juga pasti akan terluka jika Edgar melakukan hal yang sama dengan perempuan lain."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Plot Twist - Hartono's Fam [END]
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • Istri yang tak di inginkan
  • BAGAIMANA MALAM INI? KAMU SUKA? [END]
  • Unpredictable Love
  • Rendra & Lila [END]
  • The Right Mistake

Pacaran - Menikah - Punya Anak - Happily Ever After Oh! Hanya itu yang di inginkan Rajendra Malik Hartono -Malik- tapi sayang beribu sayang, dia hanya sampai di tahap Menikah dan semuanya menjadi sia-sia. Galau? Sudah pasti Gagal moveon? Iya, lah! Bahkan setelah 5 tahun berlalu setelah perceraian Malik masih tidak bisa menghapus Saralee dari ingatannya. Tapi bagaimana jika perempuan itu kembali datang dan mengguncang hidupnya? --- Malik terdiam melihat wanita di depannya hancur, dia mendekat hendak memeluknya. "Don't! Don't ever touch me!" "Honey, please.. beri aku kesempatan ya? Ini hanya kesalah pahaman" "Salah paham dari mana, Mas?" Teriak Saralee. "You always talk for me to letting you go, but what about letting go of the future? Our future? We planned so tightly, our future?" "Our future was gone when you got in touch with that woman, aku gak tahu kapan ini semua di mulai sampai kamu berani membawa wanita itu ke rumah kita! Ke kamar kita mas!" "Enough! I'm not in my best mental health right now. Life is so full of burdens and pressures that I no longer find my favorite things exciting. Lately, I haven't asked for much. I woke up every day wanting and hoping to be okay. So please let me go! If you still love me please let me go. Menikah sama kamu adalah sebuah kesalahan untukku, I just want to kill myself so I never felt this pain.. please Mas, Please let me go" Telak! Kalimat terakhir itu benar-benar membuat Malik hancur, dia tidak bisa melihat istrinya kesakitan seperti ini, jadi Malik memutuskan untuk merelakannya saja. "Oke.." Malik memejamkan matanya sambil memijat pelipisnya. ".. oke aku akan kabulkan mau kamu"

More details
WpActionLinkContent Guidelines