''Love? craze''

''Love? craze''

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 25, 2021
Tanpa ku sadari kau tepat didepanku, bibir kecilku beradu dengan lembutnya bibirmu. Mataku tak kuasa tuk terbuka, begitu malu. Detak jantungku berdetak penuh irama, bersenandung ria tak terbayangkan bahwa ini nyata. "Heii, bangun elma. Elma Youmi, bangun!" "Aakhh! ibuu, aku sedang bermimpi bu. Tolonglah," "Hei bangun dari mimpimu, usap iler di pipimu itu cepat! kau sungguh bau, mandi sana!" "Akan ku dapatkan dia, hehe" Apa ini mimpi? atau memang terjadi? yuk baca kisah Elma yang akan banyak menemukan hal baru tentang kegilaan dalam hal cinta. Selamat membaca teman-teman. ''yuphie77''
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Renjana Semesta [✔️]
  • SERENDIPITY
  • I Love You My Soulmate [COMPLETED]
  • Zeelan ( Menjadi Yang Kedua )
  • Emotion Love
  • QueenAlga [Selesai]
  • Agby (Sequel Om CEO) [Selesai]
  • Miss You Love
  • Unpredictable Love
  • Fake Love (On going)

"Atau mungkin ini bukan kebetulan? Mungkin ini takdir." Aku masih ingat betul bagaimana laki-laki tinggi tegap dengan senyum lebar itu bisa membuatku jatuh cinta- jatuh cinta yang teramat dalam- sebelum akhirnya harus kandas karena ia lebih memilih untuk bersama sahabatku. Aku bisa apa? Sembilan tahun bukanlah waktu yang singkat bagiku untuk melupakan Rama, seorang laki-laki yang masih menetap di hatiku, bahkan hingga saat ini. Setelah ia berpisah dengan Lyra, sahabatku, dan memutuskan untuk melanjutkan studi ke Jerman, kami tidak pernah lagi berhubungan satu sama lain. Hanya aku yang masih seringkali memimpikan dirinya setiap malam dan berharap semuanya bukanlah mimpi. Sampai suatu ketika, aku yang berprofesi sebagai fashion designer memenuhi undangan sebuah acara peragaan busana di London. Siapa sangka aku bertemu kembali dengan pusat semesta milikku setelah sekian lama aku berusaha melupakannya? Semua harapan yang dulu harus kutanam dalam-dalam justru mulai tumbuh semakin besar, tanpa mengetahui seharusnya aku tidak boleh membiarkan benih itu subur kembali. Ada yang lebih pahit daripada perpisahan; menyadari semesta tidak pernah mendukung pertemuan itu sedari awal. Namaku Karina, dan aku tidak mengerti bagaimana renjana milik semesta bekerja padaku. Selesai: Juli 2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines