Auristela Allisya S.

Auristela Allisya S.

  • WpView
    Reads 85,417
  • WpVote
    Votes 3,326
  • WpPart
    Parts 35
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 8, 2024
"Lala, Lo apain buku gue!!!" Teriak Alen marah seraya melihat buku catatannya yang hancur tak berbentuk. Lala hanya mengernyit. "Itu karena Abang gak ngizinin Lala buat sekolah di luar." Jawab Lala santai, "Jadi yang rusakin buku gue itu beneran Lo?" Tanya Alen tak percaya. Lala hanya mengangguk tanpa dosa. "Lo ikut gue sekarang, gue bakal kurung Lo dikandang anjing." marah Alen dengan sangat geram. "Apa?! Nggak, Lala gk mau." Ucapnya mendengus. Alen menyeretnya namun tiba-tiba Lala menggigit lengannya dan, "LALAAAAA..." Teriak Alen saat melihat Lala lari dari hadapannya. Lala berlari sekencang mungkin dengan tawa yang keras. "Lala berhenti, atau Gue gk bakal kasih ampun Lo lagi!! LALAA...," Teriaknya dengan sangat kesal. Lala hanya cekikikan seraya tetap berlari.
All Rights Reserved
#128
kekang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALVANSA [Completed]
  • tentang sebuah rasa
  • [♀️] Rahasia Lala
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • Laura Lateranita Putri Victor
  • ice bear kesayangan
  • Dear.  Pak DIMAS ( Selesai )
  • ALRIN
  • Sweet But a Little Psycho (COMPLETED✔)
  • Marrying Dear Teacher ✔ (Tersedia di Gramedia dan Shopee)

Cerita ini merupakan sequel dari My Enemy Is My Husband, cerita yang aku tulis sebelumnya Dan ini merupakan kelanjutan dari cerita tersebut yang menceritakan tentang perjalanan hidup anak-anak mereka "Sini"ucap Alin setelah kembali ke kamarnya tadi sambil menepuk pahanya, Vansa pun hanya menurut "Kenapa bisa berantem?"tanya Alin sambil mengobati luka Vansa "Gak tau, tadi dia tuba-tiba nyerang gitu aja"jawab Vansa sambil menatap wajah serius Alin dari bawah "Emang iya?"tanya Alin lagi "Iya Angelina Salsa Fernando"jawab Vansa sambil mengubah posisinya menghadap ke perut Alin "Masih sakit?"tanya Alin sambil mengelus pipi Vansa "Masih! Kalo belum lo cium"ucap Vansa sambil menatap wajah Alin "Sa ae modusnya lo bambank"cibir Alin sambil menekan luka pada pipi Vansa "Sakit Alin!"ketus Vansa "Eh maap lupa"jawab Alin cengengesan sambik mengusap pipi Vansa "Masa diusap doang sih! Kan gue mintanya di cium"ucap Cup "Udahkan"ucap Alin setelah mencium pipi Vansa yang lebam tadi "Emm jadi makin sayang"ucap Vansa sambil memeluk punggang Alin masih dengan posisi berbaring dipaha Alin "Tidur gih"titah Alin "Sama lo ya?"pinta Vansa dengan wajah memelas Dari pada gantung mendingan langsung baca:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines