Venus
  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 31, 2021
Luka itu masih ada. Luka itu masih dengan jelas tersimpan disana. Luka itu masih benar-benar terasa. Kini, luka itu telah mendapatkan seseorang, seseorang yang sangat mengertiku, seseorang yang sangat sabar menghadapiku. Tapi, luka itu lah yang membuatnya pergi secara paksa. Aku tidak benar-benar mencintainya. Aku mempermainkannya. Hingga suatu ketika luka itu menemukan kembali orang baru yang membuka hatiku. Benar-benar membuka hatiku. Ketika melihatnya, aku benar-benar tidak bisa melepaskan pandanganku darinya. Dia sangat mengagumkan dengan semua melodi yang memenuhi dirinya. Hingga akhirnya luka itu kembali menyakiti hatinya yang benar-benar ingin aku lindungi. Aku membenci diriku sendiri.
All Rights Reserved
#502
venus
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Waiting To Be Ended
  • Dia, Suamiku ✅
  • ARCHI
  • Do You Miss Me ?
  • TREPIDATION
  • IMAGINED [Selesai]
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]

WARNING!!! "JANGAN DIBACA NANTI BAPER, MEWEK DITANGGUNG DIRI SENDIRI" Aku tau ketika aku siap untuk memilih menjatuhkan hati kepada seseorang harus siap juga untuk terluka. Setiap orang pasti memiliki cerita cintanya masing-masing, begitulah dengan kisah cintaku yang selalu berujung dengan harapan, dan penantian. Terkadang aku iri dengan mereka yang tanpa perlu berjuang dapat dengan mudah mendapatkan hati orang yang dicintainya, sementara aku butuh berkali-kali bahkan hingga bertahun-tahun berjuang untuk mendapatkan hatinya. Entah mengapa aku selalu percaya bahwa keajaiban itu akan datang, kisahku tidak seperti kisah yang ada kebanyakan menanti dan berakhir dengan kebahagiaan tetapi tidak juga berakhir dengan kesedihan, semoga kisahku dapat menginspirasi setiap kalian yang pernah atau bahkan sampai detik ini menunggu orang yang kalian cintai. -Velly

More details
WpActionLinkContent Guidelines