AKSAEL (ON GOING)

AKSAEL (ON GOING)

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 31, 2021
Dimana sang pemberi luka adalah sang ayah. Dibedakan dan tidak pernah dianggap keberadaannya. Dituntut menjadi apa yang sang ayah mau. Di usia yang seharusnya senang senang, ia malah dihadapkan dengan kematian bunda tercintanya, dijadikan robot dan drama pilih kasih antara ia dan saudara tirinya. Tidak pernah merasakan apa itu kebahagiaan setelah bundanya tiada. Ditinggal pergi oleh sang kekasih dengan alasan masalah keluarganya. Suram, kejam dan jahat adalah gambaran hidupnya Aksael. Setelah sekian lama, sang kekasih pulang dengan membawa sejuta kerinduan yang tersirat. Hari hari yang kembali sedikit berwarna, penyemangat yang hadir kembali dan bangkitnya seorang yang selama ini dibawah tekanan. Ya, ini adalah Aksael Samuel Derovano. Sejuta kesedihan yang ia rasakan, akibat sang ayah. Story ini wajib banget dimasukin ke perpustakaan kaliann. Jangan lupa follow akun akuu jugaa.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paradise
  • Dialog Dari Ranum
  • TERIMAKASIH SUDAH BERTAHAN -  REUPLOAD
  • DANADYAKSA
  • Istri Solehah [Completed]
  • AMORAIGER 2 [COMPLETED]
  • KEISTIMEWAAN ADEL (SELESAI)
  • When a Letter Changed Everything
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines