Jouska|Renjun (ON GOING)

Jouska|Renjun (ON GOING)

  • WpView
    LECTURAS 6
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, ago 9, 2021
Capek gue punya kakak dua bloon kek gini. Tapi untung aja ada luh njun hehe. Pacaran apa itu? Sejenis makanan kah? -Miyeon Cerita ini dibuat ketika sang Author sedang gabut, jadi minta maaf kalau ceritanya gabut wkwkw. Tenang aja semoga cerita ini bikin mood kalian naik yah wkwkw.
Todos los derechos reservados
#35
chill
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Little Girl : Love Story Begins [END]
  • Mianhae My Brother
  • [√] Viel
  • FADING IN YOUR ARM [YEOJONG]
  • My Love Ketos❤
  • From Bestfriends to Boyfriends [ZHONG CHENLE]
  • sepupu favoritku [S2]
  • Duda -Johnten [ END ]

Younghoon terdiam, pelan-pelan mengelap tangannya yang lecet-lecet setelah ribut dengan anak sekolah lain ke celana bahannya sendiri. Matanya lagi-lagi mengerjap, mencoba memastikan keadaan perempuan kecil yang tengah terduduk bersandar di bawah pohon. Perempuan kecil itu tampak ketakutan melihat Younghoon. Jelas aja! Younghoon benar-benar berantakan sekarang. "Orang tua lo kemana?" tanya Younghoon, dengan pipi lebamnya yang menambah aura menakutkan dimata perempuan kecil bergaun putih ini. Hening. Terus hening sampai akhirnya perempuan kecil itu menangis sesenggukan. Younghoon sekarang bingung harus apa dan langsung menggendongnya, membawanya masuk ke dalam mobil miliknya dengan kaca belakang yang pecah karena ulah anak-anak sialan itu. Sampai di dalam mobil, anak kecil itu masih menangis. Sementara Younghoon sibuk mencari tisu basah yang memang jarang terlihat di mobilnya. "Udah, jangan nangis. Lo sama gue sekarang, artinya gue bakal habisin siapa aja yang ganggu lo. Enak kan jadi anak gue?" Sialnya, gadis kecil itu semakin menangis dengan keras. Younghoon sendiri heran kenapa dia masih sabar menghadapinya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido