Viola & Valeo

Viola & Valeo

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 20, 2021
Mengandung adegan 21+ mohon bijak dalam membaca!!! Bocil dilarang keras membaca ini!! Jika memaksa membaca efek atau kerugian ditanggung sendiri ya cil !!! Cerita ini menceritakan tentang kisah percintaan yang kadang senang kadang sedih. Author hanya menyukai cerita yg happy ending. Jika ada kesamaan nama tokoh atau tempat atau alur author tidak tau. Ini murni inspirasi dari kisah author dan orang terdekat. Selamat membaca..... " kak Leo aku cinta kamu..." ujar seorang gadis belia berumur 17 tahun itu yang masih setia memandang lawan jenis di depan tempat nya duduk. Sedangkan sang pria masih dengan santai membaca buku sambil menaikkan sebelah alisnya. "Kak Leo aku serius.." gadis itu pun beralih duduk disebelah pria tersebut dan memegang tangannya. "Ayo menikah"ucapnya lagi. "Yakin menikah denganku? Nanti sakit nangis.." ujar pria tersebut dengan pandangan mesumnya. "Apanya yang sakit?" Ucap gadis itu dengan banyak tanda tanya dikepalanya 21+++++
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My First Love [END]
  • My Bitch season 2
  • Gairah Sang Psikopat
  • Aku yang jatuh Cinta
  • AGGA
  • Arsyilazka

WARNING 21+!!! Banyak adegan dewasanya, yang merasa belum cukup umur diharap mengundurkan diri ya... ##### Mavia Renata, seorang siswi cantik kelas 2 SMA yang nampak anggun dan lembut namun sebenarnya ia adalah gadis yang tomboi. Dia sedikit kurang pandai dalam bidang akademik, namun berbeda dengan bidang non-akademik nya yang luar biasa. Dia punya segudang prestasi dalam bidang olahraga, seni serta kepemimpinan. "Hei..Boleh nggak gue minta jawaban soal lo?" ucapku sambil menyenggol sikunya. Ku buang jauh2 gengsi ku entah kemana, ku bulatkan tekat ku untuk bertanya padanya. Ya dia adalah Marvel Abimana, Cowok blasteran Indo-Korea yang cukup ganteng namun paling rese di kelasku yang kebetulan banget kali ini duduk sebangku dengan ku. "Boleh," jawabnya singkat. "Beneran??" tanya ku curiga. "Boleh,tapi nggak gratis!" imbuhnya sembari menoleh kearahku dengan senyum liciknya. "Lo mau imbalan apaan?" tanyaku penasaran. "Satu jawaban dibayar dengan satu ciuman," bisiknya pelan tepat di telinga kananku. Seketika itu juga membuatku bergidik ngeri. "What????" ucapku kaget. Terlihat dia sedang tersenyum puas. "Sial!!! apa yg harus aku lakukan??" ucapku dalam hati. Mau tau kelanjutannya?? Yuk lanjut baca..

More details
WpActionLinkContent Guidelines