ARDHIAN

ARDHIAN

  • WpView
    Reads 1,317
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 9, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Cerita tentang Ardhi. Lelaki aneh, banyaknya kekurangan dan kelebihan diri hanya mampu menyembunyikan 'nama' yang ingin dia hilangkan. Dan Cameliya, gadis dengan kehidupan sederhana. Hampir semua yang datang darinya hanyalah kesempurnaan yang slalu diinginkan setiap kaum hawa. Setidaknya itu dia, mata orang lain Takdir, mengikat mereka. Nyatanya kisah ini di mulai dengan peristiwa menyedihkan di masa lalu. Mereka terjebak oleh asap, dari api yang membara. Siapa gerangan yang memicu terjadinya peristiwa itu? Luka yang menganga, tercetak jelas. Fakta itu telah menampar mereka lebih dalam. Kenyataan, membungkam semua alibi. Cinta atau obesesi? Lindungi atau sakiti? ________ "Li gimana sihh cara bikin anak" "Pernah rasain mati suri?" "Oooohhh jadi mati suri dulu baru punya anak" Genius or stupid? Ardhi keduanya ______________ "Gua egois, Dari dulu gua pengen banget lu bahagia Li, tapi cuma bareng gua" 'Dia Ardhi, dia manis dan juga pahit' __________________
All Rights Reserved
#536
psycho
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bad Girl VS Bad Boy {END}
  • Weird Wedding ✓
  • RAYFA[END]
  • The Story Of Aghea
  • ELGAMA
  • BAD?! It's Me!{END}
  • Pacar Dari Neraka (END)

Dua insan yang tidak pernah akur, selalu terjadi percekcokan antara mereka berdua. Hingga tidak sadar mereka menjadi dekat, dan Alam menguak sesuatu dari Ghea yang baru dia ketahui. Gadis itu...gadis keras kepala, nakal, tapi suatu waktu dia bisa melihat sisi lain gadis itu yang lemah. Satu fakta yang baru dia ketahui, dia bahkan mengenalnya sudah lama... "Cepet buka mulut lo! " pinta Alam. "Gak," "Cepet, lo keras kepala ya?!" ujar Alam dengan menekankan ucapannya. "Iya-iya," Alam menyuapinya bubur itu ke mulut Ghea tanpa perasaan, hingga membuat Ghea tidak bisa bernafas karena tersedak. Uhukk...uhukk... Dengan cepat Alam mengambil botol minumnya dari tas karena muka Ghea sudah merah, lalu diberikan ke Ghea dan tanpa berfikir ia langsung minum. "Minum-minum," 1 menit kemudian... "Lo gila ya? Lo mau bunuh gue? Gak gini caranya!" ketus Ghea sesekali batuk. "Hehehe...sorry, kalo bunuh lo gue belum ada niatan," balas Alam santai. Happy Reading

More details
WpActionLinkContent Guidelines