Story cover for Dont Be Happier by Riana_Jay
Dont Be Happier
  • WpView
    Reads 85
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 85
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Jul 02, 2021
Mature
[ON GOING]

"Eh lo tahu selebgram yang lagi kuliah di Malang itu gak? Yang lagi viral karena couple goals!"

"Vivian sama Renaldi bukan?"

"Iya! Gila! Hot topic banget mereka!"

Kedua telapak tangan Dinda mengepal ketika mendengar dua nama itu.

Mereka yang ia hindari.

Mereka yang ia benci.

Mereka yang telah menyakiti perasaannya tiga tahun lalu dengan berhianat.


"Gua emang mendoakan lu supaya selalu bahagia. Tapi bisa engga sih, jangan terlalu bahagia?!"

Karena gua masih sakit di sini...
All Rights Reserved
Sign up to add Dont Be Happier to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Not Finished Yet [Completed] by aprilianatd
40 parts Complete
Hidup Gama seperti sebuah quote "Cintaku habis di kamu, sisanya aku hanya melanjutkan hidup." Setelah perpisahan dengan Jenia hampir sepuluh tahun yang lalu, Gama melanjutkan hidupnya seperti biasa. Beberapa kali mencoba membuka diri pada perempuan lain, tapi ternyata ia tidak bisa. Fokusnya hanya bekerja dan mengembangkan diri. Sampai akhirnya ia dipertemukan lagi dengan mantan istrinya, membuat perasaan yang sudah lama terkubur, muncul lagi ke permukaan. *** Sepuluh tahun yang lalu, hidup Jenia bagai roller coaster. Setelah bercerai, ia pikir bisa berkarir dengan tenang tanpa ada hambatan. Ternyata dugaannya salah. Setelah palu diketuk, Jenia malah mendapati dirinya sedang hamil lima minggu. Empat tahun menikah, mereka berdua sepakat untuk menunda. Siapa yang sangka kalau ia malah hamil ketika sudah resmi berpisah. Jenia sempat mencoba mendatangi Gama, karena bagaimanapun juga ini adalah darah daging mantan suaminya. Namun, ia malah mendapati sebuah kenyataan yang membuatnya sadar bahwa keputusan untuk bercerai memang keputusan yang paling tepat. Ditambah ucapan mantan mertuanya yang meyakinkan dirinya untuk pergi dan memulai hidup baru. Pertemuan kembali antara mantan istri dan mantan suami, akankah membuat cinta mereka bersemi kembali? Ada juga kesalapahaman di masa lalu yang harus diselesaikan dan muncul fakta baru sehingga membuat mereka terkejut. Highest Rank #1 Romansa #1 Pasangan #1 Masa Lalu #1 Mantan #1 Couple #1 Cerai #1 Divorce #1 Rujuk #1 Happy Ending #1 Bahasa Indonesia #2 Love #2 Chicklit #2 Married #2 Malang #3 Surabaya #5 Romance
You may also like
Slide 1 of 8
Say Bye cover
The Boy Next Window [Completed] cover
Crazy Marriage cover
Not Finished Yet [Completed] cover
Kiss Me Tonight  cover
DIFFERENT TWINS [ END ]  cover
With You? [TERBIT] cover
Zero-sum Love [FIN] cover

Say Bye

12 parts Complete Mature

Setelah Ervan memutuskannya enam tahun lalu, Qia hanya ingin hidupnya baik-baik saja. Dia ingin kerja dengan giat, punya banyak teman, makan teratur, serta tidur nyenyak tanpa harus menonton video mukbang atau ASMR dulu di YouTube alih-alih untuk mengalihkan rasa sakit di hatinya yang selalu datang setiap malam. Keinginan itu tidak muluk, cenderung mudah, tapi kenapa terasa sangat sulit untuknya? Terlebih saat Ervan tiba-tiba mengumumkan pernikahan, semua rencana hidup baik-baik saja yang Qia susun, hancur berantakan. Qia hilang arah. Tidak mau Ervan melihatnya masih berantakan, segala upaya Qia lancarkan agar terlihat bahagia di depan cowok itu. Dari mulai mengencani banyak cowok hingga dia tidak sengaja menjadi selingkuhan orang. Atau juga belajar menerima Adi, cowok yang pernyataan cintanya selalu dia tolak dari SMP, sebagai masa depannya nanti. Namun, ketika hidup Qia sudah berjalan sebagaimana keinginannya, Ervan justru kembali lagi. Dan fakta yang baru diketahui Qia tentang cowok itu membuat keputusannya untuk terus berjalan ke depan, seketika penuh dengan keraguan dan tanda tanya. Dalam kisah ini, sebenarnya siapa yang lebih terluka? Dia atau Ervan? "Di waktu-waktu yang akan datang, sebanyak apa pun selamat tinggal terucap dalam kisah ini, aku harap tetap kamu tempatku kembali." *Cerita ini diperuntukkan pada pembaca yang sudah berumur 19+