Cahaya Di Perbatasan

Cahaya Di Perbatasan

  • WpView
    Reads 110
  • WpVote
    Mga Boto 0
  • WpPart
    Mga Parte 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Fri, Dec 20, 2024
WpInfo
Fiction
Mystery
Batas takdir antara Jian dan Abizar membuat kisah keduanya begitu rumit. Masa lalu yang masih membelenggu keduanya membuat mereka sulit untuk melangkah maju. Jianina Rhea Adeline. Dia kira kembali ketanah kelahiran dan tinggal bersama ketiga saudara kandungnya akan membuat dia merasa bahagia dan terlepas dari masa lalunya. Namun, ekspetasinya berbanding terbalik dengan kenyataan yang ada. Kembalinya Jian ke Indonesia malah membuat traumanya semakin parah. Ditengah keterpurukannya, Abizar Hanzel Althariz cowok bernetra obsidian itu datang membawa cahaya di kehidupan Jian. Siapa sangka remaja yang dikenal maniak sains dan terkenal dengan sikapnya yang tenang mampu menarik si gadis masuk kedalam kehidupannya. Benang merah yang berjuluk takdir ternyata saling terhubung diantara mereka sedari awal. Disaat mereka mulai berdamai dengan keadaan. Lagi- lagi semesta berusaha menguji batas kemampuan mereka. Aturan hukum alam yang mengatakan semua hal pasti pergi dan berubah sekeras apapun kamu menyangkal semua tidak akan sama dimasa depan itu nyata adanya.
All Rights Reserved
#855
masalalu
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Tanduk Kecil di Atas Kepala Kita
  • Aku Ingin Bercerita
  • LDR (Logika Dalam Rasa)
  • LEADER OF MAFIA QUEEN {HIATUS}
  • Karena Kamu Rumahnya
  • AnDeVanZi
  • My Sweet Boyfriend (PCY) END
  • Diagnosis: Harapan [MS 1]
  • MEISYA

Abin kena kutukan. Tapi hingga kini, tak jua obatnya ditemukan. Lalu saat dia bertanya dengan siapa saja yang dianggap kawan, mereka justru tanpa rasa menertawakan dan menganggap dirinya hanya berlebihan. Saat bertanya pada lawan, mereka terbahak kemudian menyebutnya pantas diasingkan. Abin kena kutukan, tapi kenapa ketika dirinya bahkan sama sekali tidak melanggar norma kehidupan? Lambat laun, tanduk kecil mulai muncul bagai mahkota bertahtakan berlian. Indah namun mengerikan di waktu bersamaan. Ragu akan kebenaran. Mungkinkah hilang adalah jawaban?

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman