UNDER OBSESSION 21+ | JOHNNY - GISELLE

UNDER OBSESSION 21+ | JOHNNY - GISELLE

  • WpView
    Reads 107,147
  • WpVote
    Votes 2,287
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 10, 2022
21+ Giselle dan Johnny saling menatap. "Apa kau ingin melihat aku menyusui anakmu?". Giselle bertanya sedikit gregetan dengan keberadaan Johnny. "Memang kenapa? Tidak masalah, lagi pula semalam aku sempat me-". "Stop, baiklah berikan Jayveen padaku". Giselle merebahkan dirinya dan menyamping mengangkat bajunya keatas bersiap menyusui Jayveen, entah apa yang akan diminum karena jelas ia tidak mengeluarkan asi. "Sini Jayveen sayang, kita coba mimi dulu yah nak". Begitu mendekat Jayveen langsung melahap dan menyedot puting payudara Giselle. Giselle sebenarnya merasa malu, tetapi melihat Jayveen menangis ia kasihan. Membelakangi Johnny yang berada disampingnya, di sisi ranjang. "Haruskan kita melakukan terapi hormon agar asimu keluar? Aku memiliki kenalan dokter hebat". Johnny membisikan kalimat yang membuat Giselle memelototkan matanya. "Ya!". "Kau mulai berani padaku rupanya nona". Johny menggigit kecil cuping telinga Giselle.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Affair With My Secretary (END)
  • STORY OF YEZY  [END]
  • Obsession
  • Touch Me ✓

Violet bangun memungut kemeja jeno kemudian memakainnya, langkahnya yang gontai berjalan ke arah laci mengambil sebutir pil lalu menelannya, jeno yang melihat itu mengepalkan tangannya. "Berhenti minum pil sialan itu ve" "Are you kidding me sir ? perjanjian kita hanya sebatas teman berbagi kehangatan tidak lebih dan adanya bayi akan membuat hidup kita berdua hancur, ohhh bukankah anda masih ingin menjadi suami penurut juga setia untuk ibu angela" ucapan violet membuatnya bungkam, benar harusnya yang mengandung pewarisnya adalah angela bukan violet tapi kenapa hatinya tak terima. "Ya kau benar, memang tak seharusnya ada anak yang hadir dalam hubungan setan kita ini" setelah mengucapkan itu jeno masuk ke dalam kamar mandi, tangannya mengepal menahan amarah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines