NABILA | EFEMERAL SERIES II

NABILA | EFEMERAL SERIES II

  • WpView
    Reads 295
  • WpVote
    Votes 77
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 5, 2022
EHS || Eternity Yang Nabila inginkan tidak muluk-muluk kok. Hanya persahabatan yang langgeng hingga kapanpun. Ia tak mau menjadi alasan hancur sebuah 'kebersamaan' seperti tiga tahun yang lalu. Maka, saat mendengar kedua sahabatnya berselisih, ia lebih memilih untuk lari. Menjauh sekaligus menenangkan diri. Sayang, pilihannya malah membuat kehancuran untuk kedua kalinya. story by: @_dabelyuaii
All Rights Reserved
#4
ehs
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • He Never Fell Harder
  • NALA KEENARA [Hiatus]
  • Our Emergency Calls
  • Epiphany - Lee Jeno [SELESAI-REVISI]
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • TWO-FACED [SELESAI]✅
  • Infinity
  • Cintaku Berawal Dari Sepatu Terbang  ( Bara )
  • Evanescent
  • I'm ~ Twins Girl [END]

"kalau kita di izinkan untuk kembali ke masa lalu, masa mana yang mau lo ambil?" laki-laki di hadapannya tampak berpikir dengan serius "maybe, high school era" setelah beberapa menit berlalu Rey kemudian menjawab, masih dengan tatapan yang sama, dalam seakan ingin menceritakan banyak hal. sebuah memori 4 tahun lalu tiba-tiba terputar dalam kepalanya, dia melihat dirinya sedang terduduk sendirian di lapang yang luas dengan seragam basah kuyup, menangis bersama hujan dan isi kepalanya yang berisik, suara sang Merpati di depan perlahan hilang berganti dengan teriakan seorang perempuan "KENAPA? KENAPA LO SAKIT'IN TEMEN GUA REY?" kedua tangan perempuan itu mengepal kuat, tidak peduli dengan kuku-kuku yang sudah menusuk pada telapak tangan yang pucat "kurang apa dia selama ini? kenapa lo jadiin temen gua mainan? KENAPA LO HARUS SELINGKUH?" Rey menunduk, tidak berani menatap perempuan di hadapannya, rasa ingin menjelaskan pada Ocha terkalahkan dengan guratan malu dalam kepalanya "JAWAB GUA BAJINGAN!!!" mata Ocha memerah- menahan air mata yang seharusnya sudah keluar di detik pertama ketika suaranya mulai meninggi "REY, REY HALLO, YOU OKAY?" kilatan masa lalu itu menghilang, Rey kembali mendengar suara si Merpati Hitam yang masuk dalam indra pendengarnya beberapa staff terlihat panik ketika mata bintang tamu mereka memerah dengan kedua tangan yang berkeringat di ruangan ber-AC dan si Merpati Hitam dengan cepat memberikan segelas kopi miliknya, berharap bisa membantu laki-laki itu menjadi tenang "do you want to tell a story?" Rey mengangguk, kembali menutup buku di genggamannya - - - are you curious? yu kepo'in kelanjutan cerita merekaa dengan bacaa, vote dan komen biar author semangat buat lanjutin ceritanyaa⭐👩🏻‍🌾 ©. arabellberryl 21/06/2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines