Turut Berduka Cita

Turut Berduka Cita

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 18, 2021
Bukan salahku jika semuanya tercurah di sini. Jika besok adalah hari terbahagiaku, maka cerita duka hari ini tidak ada salahnya kubagi. Sekali lagi aku bertanya. Dalam hidup ini adakah yang benar-benar turut berduka cita? Untuk hidupnya saja, mereka berjuang setengah mati. Lalu kata 'duka' yang terucap kemarin, mungkinkah untuk dirinya sendiri? Hahaha lucunya. Turut berduka cita, diriku.
All Rights Reserved
#47
issues
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menyerah atau Bertahan?
  • ALEYA~~
  • PENGALAMAN KU, KISAH DIA
  • "Sebenarnya Apa Yang Kau Harapkan Dari Takdir?"  [END]
  • 𝐶𝑎𝑛'𝑡 𝐵𝑒 𝐴𝑙𝑜𝑛𝑒 ||𝑺𝑬𝑳𝑬𝑺𝑨𝑰||
  • Samudra
  • M E M O R Y  (On Going)
  • 𝓐𝓷𝓽𝓪𝓰𝓸𝓷𝓲𝓼 𝓕𝓪𝓶𝓲𝓵𝔂
  • Full Of Scratches
  • REGATHAN [END]

Nggak semua keluarga bisa di sebut rumah. Terkadang, mereka lah luka pertama bagi seseorang. Orang-orang ingin hidup seperti dirinya, apakah sebagus itu topeng yang dia buat?? Ada tangis yang ditahan, ada amarah yang tak bisa di unggkapkan, ada luka yang harus di sembuhkan. Ini bukan cerita tentang mencari kebahagiaan, melainkan bagaimana cara bertahan saat dirinya sendiri ingin menyerah. Jika jalan hidup mu tidak di takdirkan untuk bahagia. Mungkin, kamu takdirkan untuk membahagiakan orang lain. Jangan hukum dirimu sendiri, atas apa yang mereka buat. "Apa aku nyerah aja?" Ucap gadis imut itu. "Menyerah?? Kamu hanya tidak bisa menyadari, bahwa kehadiran mu bisa menerangi kegelapan di hidup orang lain" Jawab pria tampan yang menatap wajah gadis itu penuh kasih sayang". Penasaran bagaimana kisahnya? Yuk baca sampai habis ceritanya^^

More details
WpActionLinkContent Guidelines