My First Love Cold Boy

My First Love Cold Boy

  • WpView
    Leituras 26
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, jul 3, 2021
Cerita ini berisi kisah singkat perjalananku.. Aku berkuliah disalah satu kampus di negeri di kota ini, memiliki sedikit teman karena aku juga tidak mudah bergaul atau mencari teman seperti yang lainnya. Sampai umur ku yang sekarang aku masih saja sendiri alias single belum pernah pacaran. Sampai aku bertemu seseorang yang menurut ku berbeda dari yang lainnya.
Todos os Direitos Reservados
#6
kulkasberjalan
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Beautiful Sunset
  • INDAH TAK KURAIH
  • Sisi Gelap Mantan Pacar-ku [TAMAT🌻]
  • Nata, De & Coco
  • Aku, Kamu dan Hujan
  • Untuk Dua Merpati Hebatku
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Orang Ketiga
  • ALVIN (On Going)
  • my story

DISCLAIMER! (Cerita ini sudah terbit duluan di KaryaKarsa dengan status COMPLETED dan aku membuat works di sini dalam rangka promosi sahaja. ) Aku pernah jatuh cinta padanya, dulu. Tapi, dia adalah suami dan ayah yang baik. Keluarganya harmonis, kisah cintanya adalah legenda di kalangan mahasiswa. Sosoknya sangat kharismatik, aku bahkan yakin bukan satu - satunya wanita yang mencintainya meski tahu ia adalah pria beristri. Kusimpan perasaanku rapat - rapat, namun sial, Alex mengetahuinya. Bertahun - tahun aku terbelenggu dalam perasaan terlarang dan hanya pada Alex aku berani terang - terangan. Terang - terangan cemburu saat ia memberikan senyum hangat untuk perempuan lain, padahal aku bukan istrinya. terang - terangan ngambek ketika ia tidak peka akan maksudku, padahal memang aku bukan siapa - siapa selain mahasiswanya. Kemudian, kami berpisah. Jalan hidup membuat kami tidak pernah bertemu bahkan sekedar untuk berpapasan di jalan. Waktu pun membuatku beranjak dari perasaan senyap itu, aku berkencan dengan beberapa pria kecuali Alex. Tapi dia selalu jadi orang pertama dan terakhir yang selalu membersamaiku di setiap momen. Entah itu momen saat aku putus, galau bahkan kesepian. Alex selalu ada namun kami tidak bisa bersama. Tuhan memang satu, kami yang tidak sama. Aku menjadikan Alex sahabat terdekat meski tahu perasaannya untukku sangatlah gamblang terlihat. Hingga hidup membuatku harus memutuskan untuk menjauh darinya juga. Di sinilah lucunya, berpisah dengan Alex terasa asing namun aku justru kembali bertemu dengannya. Dia, pria kharismatik yang juga adalah suami dan ayah yang baik. Rasa yang dulu pernah ada itu kembali berdegup untuk nama yang sama. Sial, rupanya selama ini aku tidak pernah melupakannya.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo