After Meeting You

After Meeting You

  • WpView
    Membaca 36
  • WpVote
    Vote 31
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Okt 19, 2021
Sebuah perkataan yang sungguh menyakitkan dan berkat pertemuan dengan seseorang,kini ia berubah menjadi sosok yang bersifat dingin dan tak tersentuh..kini ia gadis yang dulu di beri gelar cerewet dan bawel kini memilih diam seribu bahasa dari pada banyak mengeluarkan lagi kata yang orang anggap tidak berguna. "sya kamu kok jadi gini?mengapa sikapmu menjadi sedingin dan seketus ini??ucapnya sambil menatap wajah di depannya ini dengan nanar. "Apa Lo lupa?ucapan Lo waktu itu udah cukup jadi alasan dari sikap gw saat ini"Tampa pikir panjang kini gadis melenggang pergi meninggalkan sosok yang dulu telah sangat menyakiti hati. _jagalah ucapan yang keluar dari mulutmu,karena sesungguhnya bisa saja kata yang keluar dari mulutmu menjadi penyebab penyesalan mu!!aku juga pernah mendengar sebuah pepatah"mulutmu harimaumu"maka berhati-hatilah dalam berucap_
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#964
dilema
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Harapan Bunga Terakhir
  • All of the stars [Bulan's]
  • BluSca
  • seribu tanya tak terjawab
  • Unfinished Goodbye
  • Zenna Story
  • Resya's Journey Of Life?
  • Shadow Lover
  • Another Me
  • TAK BERSAMBUT

"abang!... aku dapet penghargaan loh" Teriak gadis Kecil mengejar lelaki dewasa didepannya lelaki yang di panggil abang itu hanya merespon delikan mata "abang mau kemana?,, " "ara ikut ya" mata itu menyorot tajam bak elang yang akan membunuh gadis mungil yang berdiri di depannya "lo!... bisa DIEM gak!!!.. " Bulir airmata menggenang di pelupuk iris mata terangnya "ta'ap'i.. ara.. " "shitt' diem." dengan sorot tajam menahan amarah suara itu kembali membuat gadis itu bungkam bersamaan dengan jatuhnya bulir bulir airmata yang dipendam gadis Kecil itu. ⋆ ˚。୨୧˚˚୨୧。˚ ⋆ ' Menyerah ' Satu kata yang slalu berkeliaran dipikiran nya, apakah ia harus menyerah pada titik ini?? sedangkan ribuan pertanyaan Dan harapan masih setia bersemayam dipikiran nya Tidak adil baginya yang tidak tahu menahu titik permasalahanya tapi mengapa ia yang mendapat kesialan ini, satu kata yang slalu tertanam " PEMBUNUH " itulah kata yang slalu orang orang lemparkan pada diri nya... Gadis Kecil yang dulu slalu mengharapkan kasih sayang walau sekedar pelukan, nyatanya itu tidak ia dapatkan sampai kini ia kokoh berdiri sendiri menatap hamparan bintang dilangit dengan tatapan sendu, akankah semesta mendukung nya? _ apakah gadis Kecil itu bisa mewujudkan harapannya? .. _ Atau ia akan kalah akan takdir yang seolah tidak mendukung keinginan nya ? • • • _plagiat dilarang mendekat_ Dilarang garis besar Murni cerita sendiri tanpa Ada campur cerita lain Tahap revisi..... @meesyaa

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan