Delila De Vaine

Delila De Vaine

  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 7, 2021
"Aku akan membawanya ke dunia yang seharusnya anak itu tempati" seseorang berbicara kepada bibi Cessy dikursi ruang tamu. "TIDAK! kau tidak boleh membawanya, tidak boleh!" bibi segera memelukku erat upaya melindungi ku dari orang itu. "Bibi, apa yang sebenarnya terjadi?" tanyaku bingung. Bibi Cessy hanya menggeleng kan kepalanya terus menerus seraya memelukku. "jangan ikut dia kumohon, kau tidak boleh bertemu dengan mereka..." bibi menangis tersedu-sedu. ♧ ♧ ♧ 'Delila De Vaine, selamat datang di negeri Varnier' Kata-kata itu sekarang menggema dalam kepalaku. Aku ingin pulang, aku ingin bersama bibi. Disini berbeda... aku tidak mengerti. Belum lagi masalah 4 pangeran yang terus menggangguku.
All Rights Reserved
#286
prince
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Magical Life (End)
  • 𝐁𝐄𝐂𝐎𝐌𝐈𝐍𝐆 𝐀 𝐌𝐎𝐓𝐇𝐄𝐑 𝐎𝐟 𝐓𝐖𝐈𝐍𝐒 {Slow Update}
  • Guardians Of The World [END]
  • Re-maker Needle [Rework]
  • The Miracle Of Crystals
  • That Lady, With All Her Secrets
  • [END] The Untold Story About Prince Erick #Re-Tale Project
  • Menghalangi Cinta Protagonis (END)
  • Rose Academy [SELESAI] ✅

--TAMAT-- --Next: Season 2-- Valeria Altezza, seorang siswi baru di Junior High School yang memegang sebuah rahasia. Dia secara tidak sengaja bertemu dengan orang yang juga memiliki rahasia seperti dirinya. Bukan hanya satu orang, tapi enam orang! Hidupnya tiba-tiba saja berubah, mulai dari kedatangan peri kecil yang mengaku sebagai partner dari salah seorang temannya, hingga datangnya seekor kucing yang bisa berbicara yang berkata akan membawa mereka ke dunia entah berantah. Tapi kemudian, sesuatu terjadi di luar kendali mereka secara mendadak. Sesuatu yang bahkan tidak terpikirkan akan terjadi dan parahnya lagi, mereka akan kehilangan ingatan soal hal itu! Bagaimanakah cerita perjalanan mereka? *** "Setelah mendengarnya, kenapa aku merasa kita dibebani tugas yang sangat berat, ya?" "Memang, bukan sepertinya lagi, tapi kita memang diberi tugas itu." "....?!!" -kehilangan kata-kata-

More details
WpActionLinkContent Guidelines