A DIARY OF "I AM HEAL"
Bagaimana perjalanan hidup berawal dan bagaimana itu nanti berakhir, tidak ada yang tau selain dari pada Tuhan saja, bahkan kita yang menjalani. Ada ungkapan" semua orang punya masalah,semua orang pernah merasakannya" membuat itu tidak berarti di telinga saya. Tidak sampai Yesus sendiri yang berbicara melalui Roh Kudus yang "mungkin" masih ada dan tetap berbicara meskipun saya menutup telinga. Ini ditulis tidak untuk mengumbar aib,curhat, melainkan menjadi pengingat bahwa saya pernah "berjuang dan diperjuangkan" oleh Satu Pribadi yang teramat manis. Saya berharap saya terus mampu memelihara iman saya dan setia sampai akhir pertandingan saya yang sesungguhnya, dan menjadikan Ia sebagai satu-satunya SAHABAT karib dalam hidup saya. Judul A Diary of "I'm Heal" tidak merujuk bahwa saya sudah sembuh dan tidak berdosa lagi, justru judul ini merupakan wujud doa, alarm dan pernyataan Iman bahwa saya pasti akan sembuh dalam nama Yesus, karena selama saya hidup Ia tetap bekerja dan saya diberi kesempatan untuk upgrade tiap hari.