Bara Senja

Bara Senja

  • WpView
    LECTURAS 6
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, jul 4, 2021
----- "Bar kalau semisal sendal aku hilang gimana?" tanya Senja ketika Bara menyimpan sendal jepit tersebut di rak khusus sendal. "Gak akan Senja," balas Bara jengah. "Itu sendal hadiah pas aku SMA." Senja masih saja berceloteh bagaimana caranya mendapatkan sendal tersebut. Dengan pelan penuh kasih sayang Bara menyentil dahi Senja agar berhenti bicara mereka sedang di perpustakaan, tidak lucu kalau di tegur salah satu dosen ataupun pengawas perpustakaan. "Bby diem ya? kita mau masuk perpustakaan, nanti pulangnya aku beliin es krim." Tentu saja Senja langsung kesal terlebih melihat wajah songong kekasihnya itu. Dengan perasaan kesal Senja menepis genggaman tangan mereka. "Sogokan es krim tidak di terima," cetus nya dengan senyum tertahan. "Tambah bakso malang depan gang kampus?" "Deal." -----
Todos los derechos reservados
#931
roman
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Arsyilazka
  • BEFUDDLES (SELESAI)
  • Allya Theo Perjodohan? [On Going♡]
  • ANTARES
  • Hello, Mas Dosen! (TERBIT)
  • Sweet Combat
  • We Are One
  • Satu Hati yang Kuberi Cinta

Kisah kehidupan seorang gadis dari keluarga menengah yang mencintai seorang pria sejak ia masih kecil namun karna penolakan yang di dapatkannya saat ia berumur 10 tahun kala itu membuatnya mengubur harapannya untuk bisa bersama pria itu. Namun takdir berkata lain, saat SMA mereka kembali satu sekolah di mana si pria ini menjadikan gadis malang ini sebagai bahan taruhan dengan teman-temannya. 🍁 "Gila aja Lo!, gue? suka sama cewek kamseupay gitu? Gak banget!" kata Azka dengan wajah yang diangkat angkuh. "Jilat ludah sendiri tau rasa" kata Nathan sambil memainkan handphonenya. "Gue gak bakalan suka sama dia, dia bukan selera gue banget, dia itu cupu, miskin, tepos lagi. Lo tau sendirilah selera gue kayak gimana" kata Azka sambil mengambil lalu meminum minuman milik Nathan yang berada tepat di depannya. Deg "Harusnya aku gak usah berharap lebih" 🍁 "Aku udah punya pacar Kak, jadi aku harap kakak gak ganggu aku lagi" Deg "Lo ngomong apa sih La" kata Azka terkekeh sumbang. "Stop bersikap seakan-akan kakak ada rasa sama aku, aku udah punya pacar, jadi tolong berhenti ikutin aku!, kita udah putus kak" 🍁 Bagaimana kelanjutan hubungan mereka? 🍁 Cerita ini Murni Karangan aku sendiri, Jadi Plagiat menjauh yaaa :) Kamu tidak akan pernah bisa maju jika hanya menjadi seorang penguntit 😌 Bijak dalam membaca Karya kedua akuuuu :) semoga suka deh yaaa😊

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido