HURT (KAWASARA)

HURT (KAWASARA)

  • WpView
    Reads 3,608
  • WpVote
    Votes 214
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 15, 2021
#1 - percinta #1 - kawasara #8 - kawasara #2 - Kawasumi #14 - sarada #16 - kawaki #18 - Mitsuki #63 - sumire MENCINTAI SESEORANG SELAMA 5 TAHUN MEMANG MELELAHKAN KAU HARUS SIAP MERELAKAN ATAU KEHILANGAN DIRI NYA,WALAU BEGITU DIA AKAN TETAP BERJUANG SAMPAI DIA BENAR-BENAR LELAH UNTUK MENGEJAR SESEORANG UCHIHA SARADA MENCINTAI SESEORANG SELAMA 5TAHUN DAN DIA BERKALI-KALI DI TOLAK OLEH SESEORANG AKAN KAH DI TERUS MENGEJARNYA ATAU SEBALIK NYA (MELUPAKAN)
All Rights Reserved
#17
borusara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Naruto : God Of Shinobi (OC)
  • I will always protect you [BoruSara || END]✔
  • Run Baby Run [END]
  • Naruto : Another Sensei
  • Naruto : Change For The Better
  • Naruto : Sakura Back To The Past
  • Super St🌟r Magic High School [END] √
  • MY LITTLE BRIDE (COMPLETE)
  • One Roof [BORUSARA]
  • Naruto : King Of The Forest

Saya menemukan diri saya berdiri di atas air yang tampak seperti selokan. Dan maksud saya persis seperti itu. Saya benar-benar berdiri di atas air alih-alih di dalam air dan lingkungan saya terlihat seperti yang saya harapkan dari selokan. Bukan berarti aku begitu akrab dengan satu. Aku mengambil waktu sejenak untuk melihat-lihat. Itu tampak seperti lorong dalam arti hanya ada satu jalan di sini. Maju atau mundur. Tidak ada apa-apa selain kegelapan di satu arah dan di sisi lain ada cahaya redup. Jalan keluar mungkin? Jelas, saya menuju ke arah cahaya. Kegelapan di belakang sana tampak agak terlalu firasat. Aku pergi untuk mengambil langkah dan kemudian- Memori. yang asing. Sebuah desa di mana orang menggunakan atap seperti beberapa jenis jalan raya. Empat kepala besar dipahat dari batu. Tumbuh di panti asuhan dan kemudian di apartemen kecil. Pergi ke akademi untuk menjadi ninja. Lulus. Membentuk tim. Melakukan misi. Seekor ular. Invasi. Sosok kakek sekarat. Mempelajari suatu teknik. Kembali dengan pemimpin baru. Seorang rekan setim menjadi nakal. Mengejar dia. Sebuah tangan menembus dadaku. Kegelapan. ... Saya kembali untuk menemukan diri saya berlutut. Masih di atas air tentunya. Dan selokan itu masih ada. Saya bangkit kembali dan melihat sekeliling lagi tetapi dengan perspektif baru kali ini. Aku tahu di mana aku sekarang. Dan saya punya ide yang cukup bagus dari mana cahaya itu berasal. Itu pasti bukan Tuhan. Dan saya sangat senang ini adalah pemandangan pikiran, bukan selokan sungguhan. Berarti bisa keluar dari sini. Tapi itu hanya akan menjadi awal dari masalah saya, bukan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines