Ketika..

Ketika..

  • WpView
    Lecturas 19
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, jul 6, 2021
WpInfo
Ficción
Fantasía
Suatu hari awan gelap mengetuk pintu ku. "halo." Sapamu Aku tak acuh dan asing sebab kau, dan aku menutup pintu. Dan di hari lain ketika aku membutuhkanmu, sang matahari menyaputmu menjauh dari rengkuhanku. Dan kau masih tersenyum meski menghilang pergi.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • dimana janji tersebut
  • Give Me Your HUG(END)✅
  • LOST ( Blue Star )
  • Kau Nyata?
  • SELENOPHILE : RED MOONBOUND [TERBIT]
  • N O R A [on going]
  • Pelangi Di Atas Mendung
  • Langit Yang Tak Lagi sama
  • Kun Anta
  • Litani ; Qian Kun

"gue benci lo nay" ujar lasya menatap penuh amarah ke arah shanaya yang sedang di gendong oleh aksa menuju uks. tanpa sengaja naya melihat ke belakang dan melihat lasya sedang menatap mereka dengan mata tajamnya itu. 💫 "ayah janji ya, jangan lupain aku. dan ayah harus ingat kalau anak ayah yang asli itu shanaya Cherrye elvander. aku dan anak itu beda marga yah" pak el mengangguk tersenyum lebar dan mengelus kepala anaknya "iya ayah janji" "janji tetaplah janji, dan janji tidak akan bisa untuk di ingkari yah" pak el mengangguk. 💫 " aku ga akan pernah suka sama kamu sa, jadi tolong cari cewe lain yang lebih sempurna dari aku ya sa" ucap shanaya membenarkan pony rambutnya " menurutku kamu itu udah lebih dari sempurna nay" 💫 "jangan tinggalin aku ya nar, sekarang aku hanya punya kamu. kalo kamu ninggalin aku, nanti aku kesepian" "iya, aku janji" mereka berjanji dan berpelukan. 💫 "kenapa kamu jahat, kamu bilang kalau kamu suka aku. tapi kenapa setelah kamu pergi dan akan kembali, kamu harus pergi juga" "kenapa kamu merenggut nyawa kekasihku laut, dia salah apa" "kalo kamu merebutnya, aku tidak punya rumah. rumah yang tadinya utuh sekarang harus roboh lagi" "kamu juga. kan kamu juga sudah berjanji untuk kembali ketemu aku, tapi sekarang aku harus kehilangan kamu untuk selamanya"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido