Sam & Al (end)

Sam & Al (end)

  • WpView
    Reads 78
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 2, 2021
Tuhan selalu baik. Ia menghadirkan kejadian-kejadian buruk untuk membuat kita semakin kuat. Jadi, jika kali ini kamu sedang dalam masalah, maka katakan pada dirimu: bukankah ini bukan kali pertamamu mendapat masalah? Bukankah masalah-masalah yang telah lalu sanggup kamu lalui? Lalu, mengapa yang saat ini tidak? Bukankah seharusnya kamu lebih kuat dari sebelumnya? Hei, ayolah. Bangkit, hadapi. Sam dan Al. Dua mahluk bumi yang saling menyayangi namun enggan mengungkapkannya. Waktu yang menjadi pengantar temu berubah menjadi pengantar sendu. Perpisahan yang tidak pernah mereka lirik mendatangi mereka. Namun, kisah kasih abadi di pikiran. Menjadi sebuah alasan untuk setia. Ini adalah nasihat yang dibungkus dalam kisah dua anak manusia.
All Rights Reserved
#714
al
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AZALEA
  • Audrey (New version)
  • LDR
  • PSEUDO (END)
  • ALGANTARA
  • F A K E ? [End]
  • Garis Luka
  • Because of Fate [END]
  • Trust
  • Ay & Ar
AZALEA

Azalea berlakon seakan diri berjalan pada kebenaran. Melakukan segala hal yang dikehendaki otak tanpa menghiraukan nasihat dari malaikat penjaga. Hingga rentetan dusta yang dahulu tersimpan rapi, kini berbuah kecewa. Amarah kian berkobar tatkala kepercayaan harus dikhianati dengan sengaja. Seperangkat luka menusuk tajam menampik segala maaf dari Ayah. Hati menjerit pilu saat kalimat perpisahan menggema memenuhi indra pendengaran, menghasilkan keretakan ikatan keluarga. Memaksa raga menjauh sebagai penebus dosa. Langit mendung mempertemukan Azalea dengan jiwa baru, membuatnya terbiasa akan kehadiran seorang yang disegani. Tiap hari berjumpa, berbincang menyuarakan hal sepele hingga penuh makna. Dalam hati menjalar rasa aneh yang belum berpihak, namun selalu disangkal paksa. Jiwa kini telah pergi menjemput kehidupan baru dipenuhi beragam karakter yang tak ia temui dari kehidupan masa lampau. Namun hati tetap bersikukuh menentang risiko terluka dengan mempertahankan kekasih. Haruskah Azalea teguh pada cinta kekasih yang belum halal atau goyah oleh keinginan yang lebih meletup di dasar dada ...

More details
WpActionLinkContent Guidelines