Ngga Papa

Ngga Papa

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 5, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Auristela atau yang kerap disapa Uris, hanya gadis biasa bahkan terlalu biasa untuk manusia sempurna seperti Anka. Dengan segala keusilannya Uris selalu membuat Anka gerah. Entah takdir atau hanya hidup Anka tidak beruntung saja, dia selalu bertemu dengan Uris si biang masalah. Ya, bagi Anka gadis itu adalah biang masalah. Di mana ada Uris selalu ada saja masalah yang terjadi. "Ada banyak alasan mengapa kak Anka dan Uris harus bersama. Pertama, karena kita adalah bintang. Bintang ditakdirkan untuk menjadi Sinaran indah. Bintang harus berdampingan, agar garisnya tetap menyatu. Maka dari itu karena kita adalah bintang jatuh, kita akan menjadi cahaya terlucu di bumi. Saling melengkapi dan menggenggam erat tangan satu sama lain. Bukankah itu menyenangkan, ayo kita lakukan"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Prince Of Ospora
  • ANGKASA (END)✅
  • THANK YOU MAHESA
  • SUARA HATI SENJA
  • Casual Heart
  • why you ?   ( ON GOING)
  • CHARTREUSE
  • Qiyamah Senja-completed
  • BITARVE

Rumornya, sebagai Pangeran tertua negeri Ospora, Athalaric Ospora termasuk salah satu dari tiga pangeran terkuat di seluruh dunia. Walaupun namanya terkenal, tapi tak ada yang pernah melihat sosok pangeran tertua. Meski begitu, Pangeran yang satu ini memiliki sebuah prinsip yang mungkin terdengar ... Aneh? Ketika di mana-mana para pangeran berebut tahta, Eh ... Pangeran tampan yang satu ini justru memiliki prinsip, "Jadi apapun, yang penting tidak jadi Raja." Tidak ada yang tahu apa alasan Pangeran yang satu itu tidak pernah mau menjadi Raja. Toh, lagian Ospora merupakan negeri yang begitu damai. Setidaknya sang adik masih bisa menggantikannya. Kalau bisa dia, kenapa harus aku? Hingga satu hari sebelum penobatan sang adik, kakeknya kembali bertanya untuk yang kesekian kalinya. Dan seperti dugaan sang kakek, Athala tetap pada prinsipnya yang akan selamanya menjadi "Pangeran". Siapa yang menyangka, jika karena keputusannya itu, membuat kakeknya, sang Raja Agung Ospora, memberinya perintah. Sebuah perintah yang akan merubah seluruh alur cerita hidupnya. "Akan ada masa di mana semua anggota keluarga kerajaan tak bisa mengatasi sebuah masalah." Ucap Arthur. "Ck, kalau begitu kakek tinggal turun tangan saja. Beres. Kakek kan setengah dewa." Celetuk Athala santai. "Tidak. Kali ini kau yang harus menyelesaikan. Ini perintah." "Ospora dalam bahaya."

More details
WpActionLinkContent Guidelines