L U S S Y
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 7, 2021
"Aku mencintaimu!" ucap seorang lelaki yang tepat berdiri di depan Lussy. "Ya, terima kasih sudah mencintaiku." Lussy berjalan menjauh dari lelaki itu. Namun, langkahnya terhenti saat lelaki itu menahan pergelangan tangannya. "Aku serius, Lussy!" "Kamu tidak mencintaiku?" tanya lelaki itu lagi. Lussy nampak berpikir sejenak. "Nanti saja aku jawab, Bunda sudah menungguku." Lussy langsung berlari menghampiri mobil Bunda yang terpakir di dekat pagar sekolah. Lelaki itu menghela nafas panjang. Sudah Ia duga akan seperti ini jadinya.
All Rights Reserved
#856
stories
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOVE GAME (Repost)
  • SALAH RASA (TAMAT)
  • Benci And Cinta (On Going)
  • Preman Sekolah Jatuh Cinta (PINDAH KE DREAME)
  • Essentialy Love (SELESAI)
  • Memories
  • Diantara Kalian?
  • One Sided Gaze Love [Completed]

[Wajib follow dulu sebelum baca!] Sebuah permainan truth or dare berujung petaka, atau mungkin cinta? Kala itu Clarissa dan teman-temannya sedang bermain sebuah game yang ternyata mengubah seluruh kehidupan mereka semua yang merupakan para pemain-pemain dan korbannya. "Kenapa kamu tega mempermainkan hidupku, Axcel!" -Clarissa- "Mempermainkan? Haha, lucu sekali, bagaimana rasanya dipermainkan, huh? Gara-gara kamu, teman-temanmu, dan game gila itu. Hidupku menjadi hancur berantakan! Sekarang rasakan akibatnya. Tidak enak bukan dipermainkan?" -Axcel- Benci menjadi cinta sudah biasa, cinta menjadi benci juga sudah biasa. Bagaimana nasib Clarissa saat dirinya harus membayar mahal atas game yang dia mainkan, karena tanpa sengaja telah menghancurkan kehidupan seorang Axcel Aditama Riguela

More details
WpActionLinkContent Guidelines