Metafora
  • WpView
    LECTURAS 939,682
  • WpVote
    Votos 213,077
  • WpPart
    Partes 21
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, abr 2, 2026
WpInfo
Ficción
Romance
Menjadi penulis terkenal adalah keinginan Meta sejak lama. Tahun demi tahun yang dia lewati, rupanya belum cukup untuk membuat impiannya terwujud. Di ambang keputusasaannya, Meta semakin dibuat benci oleh salah satu penulis yang namanya tengah ramai dibicarakan. Namun, siapa sangka kalau seseorang di balik nama pena Pahatan Aksara yang sangat dia benci adalah anggota dari tongkrongan anak seni di sekolahnya? Aksara Demario Hattala. Sejak mengetahui hal itu... hidup Meta mulai berubah. Apalagi setelah Demario tahu bahwa Meta adalah pemegang akun haters yang selama ini menggunjingnya. Kejadian mengejutkan apa yang terjadi setelah mereka saling mengetahui identitas masing-masing? Akankah Meta Dania Forysthia berhasil menjadi penulis pertama di sekolahnya? Lalu... apakah Aksara Demario Hattala tetap menjadi nomor satu dan mengalahkan seorang Meta? **** Start : 01 Januari 2023
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido