Kita itu Apa?

Kita itu Apa?

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 5, 2021
⚠️FOLLOW DULU SEBELUM BACA⚠️ "Syahla janji nemenin Ze selama nya" Ujar Syahla dengan senyum manis nya tertampil di bibir mungil nya "Ze juga" Ujar nya kembali kemudian memeluk Syahla dengan erat seakan tak akan melepaskan nya lagi ••• "Maaf sayang Zean ninggalin kita selamanya" Ujar mama kepada Syahla "Ma please jangan bercanda apa lagi soal kematian!" "Mama gabohong sayang" lirih mama Air mata Syahla tak terbendung lagi , ia berlari dari rumah hingga kerumah sakit dengan kaki telanjang tanpa alas ia tak peduli kaki nya terluka yang penting Zean kekasih nya selamat "Tante , Zean gimana" Tanya Syahla tanpa memperdulikan darah yang banyak mengalit di kaki nya "Zean hiks meninggal sayang" DUARR... Hati Syahla merengus sudah sungguh ia sangat kecewa kepada dirinya karena mengizinkan Zean pergi bertamu kerumah nya terakhir kali. Tubuh Syahla jatuh kelantai pundak nya perlahan mulai bergetar hebat mengingat sang kekasih pergi menjauh sekarang "Kamu bohong sama aku"
All Rights Reserved
#241
zean
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Zenna Story
  • KIARA [End]
  • DI ANTARA DUA KEHIDUPAN (END)
  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]
  • VIA-AMARA
  • Arkana [COMPLETED]✔️
  • BarraKilla
  • ELZEAN [On Going]
  • "MY BOY MY ENEMY" (ON GOING)
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔

Zenna Story Bertepuk sebelah tangan memang sakit, tapi apa lah daya ku jika dia memang bukan ditakdirkan untukku. Percuma saja jika dia hadir hanya untuk singgah bukan menetap. Aku bukan tempatnya pulang dan aku bukan rumahnya. **** "Tolong kasih aku kesempatan buat menebus semuanya selama ini" Ujarnya ditengah derasnya hujan. Gadis itu tak menjawabnya, ia tetap diam sambil menunduk. "Tolong jangan diam aja, jawab aku!" Ujarnya lagi. "Aku gak bisa, aku udah mati rasa!" Balasnya masih dengan menundukkan kepalanya. Air mata yang menetes tersamarkan oleh tetesan air hujan yang deras. "Jangan bilang gitu, aku bakal nungguin kamu sampai kapanpun itu!" "AKU UDAH MATI RASA ZEE! JANGAN GANGGU HIDUP AKU LAGI!" Sentaknya, dengan air mata yang membanjiri pipinya. "Nggak, kita bisa perbaiki hubungan kita pelan-pelan Sheina! "Maaf, kehadiran kamu dihidupku selama ini cukup menyakitkan buat aku Ze! "Jauhi aku, jangan ganggu aku lagi, aku pamit pergi!" "Hikss.. hiks.. hikss.." kakinya ambruk begitu saja ia sudah lemas, tidak tahu harus melakukan apa lagi. Gadis yang selama ini mengaguminya diam-diam kini telah pergi meninggalkannya. Satu kesalahan berujung fatal, ia tidak pernah menyadari ada seseorang yang begitu tulus mencintai dan menyayanginya, namun selalu ia sia-siakan dan tak pernah ia perhatikan. Hingga saat ia menyadari perasaannya, ternyata gadis ini malah sudah tidak memiliki rasa untuknya. Sakit. **** ~ Jika memang memendam rasa kepadamu begitu sulit dan menyakitkan, tapi mengapa hatiku enggan tuk menyerah saat ini ~ **** Teman-temannya bisa mulai membaca lagi ya, Kelanjutan dari kisah Sheino sudah up kembali yang pasti akan semakin seru cerita kedepannya. Up setiap hari Kamis ya! Ada perubahan judul ya gais! Jangan lupa follow akun ini dan Share cerita ini!

More details
WpActionLinkContent Guidelines