Story cover for 7 Dreams by itspeachy_
7 Dreams
  • WpView
    LECTURAS 1,980
  • WpVote
    Votos 354
  • WpPart
    Partes 10
  • WpView
    LECTURAS 1,980
  • WpVote
    Votos 354
  • WpPart
    Partes 10
Continúa, Has publicado jul 05, 2021
Katanya, setiap orang pasti memiliki mimpi. Namun tidak semua orang berusaha untuk menggapainya. Ada yang menyerah ditengah jalan, ada yang berhenti bahkan sebelum memulai. Tuntutan keluarga menjadi salah satu alasan yang paling menyebalkan dimasa remaja. Katanya, anak yang nakal, berandalan dan suka tawuran tidak mempunyai masa depan. Tapi kalau kata Haidar dan genknya "Gapapa di cap berandalan asal besok bisa jadi presiden." Siapa yang tau dengan masa depan kan?

Ini kisah tentang 7 anak remaja yang sedang mengalami masa pemberontakkan tapi tetap tidak pantang menyerah mempertahankan mimpi mereka.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir 7 Dreams a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#398nctlokal
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Renjana [COMPLETED] de skyaksa
36 partes Concluida
Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021
EMBRACING TOMORROW: Hello Future [END] | REVISI de sastrakhma_
107 partes Concluida
[ℕℂ𝕋 𝔻ℝ𝔼𝔸𝕄 fanfiction story] "𝑻𝒊𝒅𝒂𝒌 𝒂𝒅𝒂 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒕𝒂𝒖 𝒂𝒑𝒂 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒕𝒆𝒓𝒋𝒂𝒅𝒊 𝒅𝒊 𝒎𝒂𝒔𝒂 𝒅𝒆𝒑𝒂𝒏. 𝑩𝒖𝒕 𝒆𝒗𝒆𝒓𝒚𝒐𝒏𝒆'𝒔 𝒇𝒓𝒆𝒆 𝒕𝒐 𝒅𝒓𝒆𝒂𝒎, 𝒆𝒙𝒑𝒍𝒐𝒓𝒆 𝒂𝒏𝒅 𝒊𝒎𝒂𝒈𝒊𝒏𝒆 𝒘𝒉𝒂𝒕 𝒕𝒉𝒆𝒚'𝒍𝒍 𝒃𝒆 𝒍𝒊𝒌𝒆 𝒊𝒏 𝒕𝒉𝒆 𝒇𝒖𝒕𝒖𝒓𝒆." ─Mahendra Kusuma. *** Hanya sebuah cerita tentang 7 orang remaja dengan kehidupan dan impian mereka. Impian yang berbeda, namun tetap ingin mereka capai bersama-sama. Tentang masa remaja yang penuh rintangan, bukan perkara cinta, tapi pencarian jati diri dan penentuan masa depan. Masa keemasan mereka untuk jadi manusia yang lebih berguna. Masa yang akan menentukan nasib mereka kelak dimasa depan nanti. *** ⚠️𝙘𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖 𝙞𝙣𝙞 𝙝𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙛𝙞𝙠𝙩𝙞𝙛 𝙗𝙚𝙡𝙖𝙠𝙖. 𝙎𝙖𝙢𝙖 𝙨𝙚𝙠𝙖𝙡𝙞 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙗𝙚𝙧𝙝𝙪𝙗𝙪𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙙𝙪𝙣𝙞𝙖 𝙣𝙮𝙖𝙩𝙖. 𝙏𝙝𝙖𝙣𝙠'𝙨 𝙛𝙤𝙧 𝙘𝙤𝙢𝙞𝙣𝙜 (✪̤◡✪̤) Let's start the journey! ©𝓼𝓪𝓼𝓽𝓻𝓪𝓴𝓱𝓶𝓪_ Start : 29-11-2024. Finish : 12-10-2025.
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Renjana [COMPLETED] cover
7 Dream [✓] cover
EMBRACING TOMORROW: Hello Future [END] | REVISI cover
Best House | NCT DREAM ✔︎ cover
BOOM (nct dream) cover
[FF NCT DREAM] ROTATE cover
𝐒𝐄𝐕𝐄𝐍 𝐖𝐈𝐍𝐆𝐒 𝐃𝐑𝐄𝐀𝐌 [Ft.nct dream] cover
Side Two Side || Complate cover
YATRAGATA (ON GOING) cover
Seven Brothers  cover

Renjana [COMPLETED]

36 partes Concluida

Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021