Story cover for First Love by babyenjell
First Love
  • WpView
    Reads 287
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 13
  • WpView
    Reads 287
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 13
Ongoing, First published Jul 05, 2021
Aurora Abigail, gadis cantik yang diam-diam menaruh hati kepada sesosok pria tampan yang bernama Nathan. Bisa dikatakan bahwa Aurora untuk pertama kalinya merasakan cinta kepada seseorang dalam hidupnya  Awal bermula, rasa itu karena pandangan pertama dan Aurora menganggap itu hanyalah rasa suka biasa. Tetapi, ntah mengapa rasa itu diam-diam bertumbuh seiring berjalannya waktu, membuat ia tak sadar bahwa ia telah jatuh sejatuh-jatuhnya pada pria berkulit putih susu yang membuat menarik perhatiannya. 

Nathanael Alexander, most-wanted-guy SMA Cendrawasih yang dikenal akan kepintarannya terutama di bagian mata pelajaran eksak. Tidak hanya itu, pria ini juga dikenal akan kharisma apabila seseorang melihatnya. Tidak jarang siswi disana suka sama dia. Akan tetapi karena sifatnya yang dingin dan memiliki tatapan tajam, jarang siswi yang berani mendekatinya.

Untuk pertama kalinya aku merasakan bagaimana rasanya mencintai seseorang. Mencintaimu diam-diam memang menjadi suatu kesenangan tersendiri bagiku, tapi tak jarang rasa sedih menghampiri. Aku senang karena aku bisa mencintai tanpa takut tersakiti, namun aku juga sedih. Sedih karena kau tak pernah tau apa yang telah aku perjuangankan selama ini agar terlihat ada di hadapanmu -Aurora Abigail.
All Rights Reserved
Sign up to add First Love to your library and receive updates
or
#368secretadmire
Content Guidelines
You may also like
𝘚𝘵𝘦𝘱𝘣𝘳𝘰𝘵𝘩𝘦𝘳 || 𝘔𝘢𝘳𝘬𝘩𝘺𝘶𝘤𝘬 ✔ by Aelvyrnn
21 parts Complete Mature
Haechan yang malang... . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . "Mau ke mana kamu?" Haechan menundukkan kepala, jemarinya saling bertaut, menggenggam ujung bajunya dengan gelisah. "e-echan ingin ke-ke sekolah, h-hyung..." jawabnya terbata-bata. Mark melangkah masuk, menutup pintu di belakangnya dengan pelan. "Siapa yang akan mengantarmu?" tanyanya lagi, suaranya terdengar lebih berat. "e-echan a-akan j-jalan kaki, hyung..." Mark tidak langsung menjawab. Ia berjalan mendekat, mengangkat dagu Haechan dengan jari telunjuknya, memaksanya menatap matanya. "Siapa yang mengizinkanmu keluar?" Air mata kembali bergulir di pipi Haechan. Dengan suara bergetar, ia berkata, "Hikss... e-echan m-minta i-izin Mark hyung... echan m-mau k-ke s-sekolah.. b-bisa..?" "Bisa..." jawabnya akhirnya, suaranya terdengar santai. "Tapi kamu tahu kan, apa yang harus kamu lakukan kalau ingin mendapatkan sesuatu dariku?" Tubuh Haechan langsung menegang. Ia menggigit bibirnya, matanya semakin berkaca-kaca. "Hikss... T-tapi n-nanti... Hikss... echan g-gak bisa j-jalan... Hikss..." katanya dengan nada sedih dan takut. Mark mendekatkan wajahnya, berbisik di telinga adiknya, "Aku nggak peduli." Lalu ia menarik diri, menatap Haechan dengan senyum tipis penuh arti. "Semuanya ada pada pilihanmu, Haechan." Haechan mengepalkan tangannya, tubuhnya sedikit gemetar. Pilihan? Sejak kapan ia punya pilihan? Setiap jawaban yang ia berikan, pada akhirnya hanya menguntungkan Mark. Tidak ada celah untuknya melawan, tidak ada ruang untuknya bebas. Tapi ia ingin ke sekolah. Ia ingin keluar dari tempat ini, meskipun hanya sebentar. "Hikss... m-mark hyung... b-bisa... p-pelan saja...?" Mark menyeringai, jemarinya mengusap pipi Haechan sebelum turun ke lehernya, lalu berhenti di bahunya. "Tentu saja, sayang. Kalau kamu bersikap manis, aku akan mempertimbangkannya." ❗ Penuh dengan adegan dewasa🔞❗ ⚠️ bxb area ⚠️
You may also like
Slide 1 of 8
Rewrite The Star || NCT WISH {END} cover
𝘚𝘵𝘦𝘱𝘣𝘳𝘰𝘵𝘩𝘦𝘳 || 𝘔𝘢𝘳𝘬𝘩𝘺𝘶𝘤𝘬 ✔ cover
Miracle In Winter [NOMIN] cover
BECAUSE NOONA cover
NOMIN-MARKHYUCK | Est-ce que t m'aimes ? cover
Bumblebee {Nohyuck} Going To Season 2  cover
crazy, you guys are crazy cover
Klausa Asmara [END] cover

Rewrite The Star || NCT WISH {END}

18 parts Complete

"Kalo tipe cowok elu gimana Er?" Lagi-lagi Jean bertanya. "Kenapa lo pengen tau? Lo mau nembak gw, hah?" Tanya Erika sambil tertawa kecil. "Lo mau gak?" Erika berhenti dari aktivitasnya lalu menatap lekat Jean. Terlihat wajah Jean, serius. Jujur, Erika takut sekarang. "Maksudnya?" Tanya Erika memastikan dengan wajah yang cukup serius. Siapa tau Jean mabuk dan ngelantur. "Hahahaha bercanda kali Er. Gak usah gitu mukanya kali" ucap Jean sambil tertawa kecil. Tanpa disadari, semburat merah muncul di kedua pipi Erika. 'Et dah neng' *Yang penasaran, cuss aja gak usah malu-malu*