We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Married With Single Daddy

Married With Single Daddy

  • WpView
    Reads 1,125
  • WpVote
    Votes 52
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 10, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
💯% HASIL IMAJINASI SENDIRI. YANG MAU COPYRIGHT/JIPLAK, HUSH HUSH ~~~~~~~~ Indhira yang tidak ingin menikah dengan usianya yang masih muda, ia juga memiliki hal lain yang membuatnya ingin menolak keras perjodohan ini, yaitu adalah seorang Arkatama yang berstatus duda beranak satu. Namun apa daya ia menolak jika kedua orangtuanya terus menerus memohon dan menjadikan umur mereka menjadi sebuah alasan. "Papah mohon Ira, kamu ga kesian sama papah dan mamah yang umurnya udah berkarat kaya gini?.." "Kok papah bawa bawa umur sih?.." [Memelas] "Bantu Ira dong mah, kok mamah diem aja!!.." [Ucapnya beralih menatap ibunya]
All Rights Reserved
#123
kisahremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mendadak Mama (TERBIT)
  • Dear Husband [TAMAT]
  • Al N' Ray
  • Saujana Sandyakala ~ Completed
  • Rendra & Lila [END]
  • I love you, Mas Duda
  • perfect house
  • ALA
  • D: Dina, Danu dan Dingin (REVISI!)

Marriage Life (18+) Nggak ada adegan "berbahaya", hanya saja ceritanya tentang kehidupan pernikahan. Kalian yang belum cukup umur mungkin akan pusing dan kurang paham. Itu saja. --------------------------------------------------- Ini kisah tentang Nara dan Fikar. Juga Lila. Cinta segitiga?! Emm... Baca sendiri aja ya :) *** "Saya baru 19 taun, Pak." "Saya juga baru 27 tahun." "Tapi saya masih muda banget." "Jadi maksud Mbak Nara saya sudah tua banget?" "Eh, y-ya nggak gitu juga sih, Pak." "Jangan panggil saya 'Pak', mungkin itu yang membuat saya terkesan tua di hadapan Mbak Nara." "Tapi Bapak kan dosen di kampus saya, masa iya saya panggil Mas?" "Apa salahnya?" "Emm, mungkin nanti saja, setelah kita menikah." "Alhamdulillah. Berarti Mbak Nara setuju menikah dengan saya ya." "Eh, lho kok?!...." *** Bagaimana jika kamu bertemu seorang gadis cilik berumur tiga tahun yang kemudian memelukmu dan memanggilmu "Mama"? Bagaimana pula jika kemudian papanya keluar lalu memintamu menjadi ibu untuk anaknya? Menikah? Dengan duda? Langsung jadi mama? Ah, cukup Nara saja yang mengalami kejadian seperti ini. Kalian jangan!

More details
WpActionLinkContent Guidelines