'S e b a s t i a n u s'

'S e b a s t i a n u s'

  • WpView
    Reads 258
  • WpVote
    Votes 50
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 22, 2021
•[Sebastianus]•[Romance]• Hanya berisi kebucinan seorang tuan muda pada salah satu maid di kediamannya. Perasaan yang sebenarnya sangat sulit untuk dia akui. .. "Duduk. Temani saya makan." "T-tapi tuan, itu bukan pekerjaan saya..." "Disini, kamu maid, dan saya tuannya." .. Aleana hanyalah seorang gadis muda yang terpaksa menghentikan sementara pendidikannya untuk merantau jauh membayarkan hutang-hutang ayahnya. "Tuan, bisakah kau melihatku sebagai seorang wanita? Bukan sebagai seorang maid, namun sebagai seorang wanita biasa yang tengah kacau memikirkan dirimu." Jika kamu berbuat salah, maka minta maaf dan perbaikilah kesalahanmu. Jika kamu benci, maka jelaskan lah. Jika kamu suka, maka katakan lah. Sebelum kamu menyesal pada akhirnya. Start: 23/07/21 Finish: -
All Rights Reserved
#127
salahpaham
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Inside Me [END]
  • Why Him? [COMPLETED✓]
  • Repui (SELESAI)☑️
  • Berandal school is a good Papa
  • [✔] AKSARASSA
  • Cupu vs Bad girl✓
  • Fall in Love Again? ✔ (TAMAT)
  • Persona
  • I'M KEYSYA NOT ANTAGONIST
  • Hurt

TELAH TERBIT || Part Masih Lengkap! -Terinspirasi dari kisah nyata penulis- *** Aku memang sedikit berbeda. Lalu mengapa? Bukankah aku juga manusia? Tentang rasa sakit yang terpendam, masih tersimpan di memori sebagai kenangan paling menyakitkan. Tentang bullyan, hinaan, dan depresi yang tak bisa kuungkap dengan kata-kata. Tak bisa kujelaskan karena lidahku terlanjur kaku. Ini bukan kisah cinta remaja SMA, bukan juga kisah CEO kaya dengan sekretarisnya. Sebuah tulisan keluh kesah, rintihan malam, dan doa. Sebuah perjalanan hidup yang penih kejutan dan air mata. Semoga, dengan ini, bisa menginspirasi. Hidup memang hanya sekali, ada kalanya kau jatuh dan bersedih. Namun, yakinlah pada suatu hal. Tuhan mencintai hamba-Nya yang sabar. *** Karya pertama jadi masih hancur, sudut pandang gado-gado. 😍

More details
WpActionLinkContent Guidelines