Love it Kill it

Love it Kill it

  • WpView
    Reads 189
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 4, 2022
Warning⛔️21+ TERDAPAT KEKERASAN, BAHASA KOTOR DAN ADEGAN SEKSUAL!!! BIJAK MEMBACA MENERIMA HUJATAN NETEAZEN DI KOMENTAR;) Lima remaja itu sedang berkumpul dan pandangan mereka hanya tertuju pada genggaman tangan mereka masing-masing. "Tuhan yang agung aku akan berusaha berhenti dan membuang benda haram ini" ujar gadis berambut pirang dengan suara sedikit lantang Semua temannya itu kembali menutup mata mereke masing-masing dan melanjutkan aktifitas nya seperti sedang berdoa dalam hati. Tapi salah satu dari mereka mundur kebelakang Sontak membuat yang lain nya heran "Aku tidak bisa berhenti dan aku tidak akan membuangnya" ujar gadis itu dan langsung berlari ke Mobil. ⛔️⛔️⛔️⛔️💪🏻🌚 Next?Baca aja
All Rights Reserved
#40
kill
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love Mistake
  • My Psychopath Brother
  • Psychopath Fiance [END]
  • OOSHANKA
  • REVENGE
  • Elio's Obsession [END]
  • Jah, Beauty Isn't Forever
  • I'm Sorry Christ✔
  • BITCH OF LOVE🔞 ( PoohPavel Short Story ) END

Dibanding ditinggalkan, Tanya lebih memilih untuk melakukan apapun yang Areez inginkan. Apapun itu, meski menyakiti perasaannya, melukai harga dirinya. "Good girl..." Areez mengelus punggung telanjang Tanya dengan ujung jemarinya, tangan lainnya meremas payudara Tanya, mencubit ujungnya yang meremang oleh gairah. "Buka pahamu lebih lebar." Areez berbisik, menggigit cuping telinga Tanya main-main, membuat Tanya gemetar oleh dambaannya atas diri Areez. "Masuk..." Areez memanggil seseorang untuk masuk ke dalam kamar mereka, masih sembari mendekap Tanya dari belakang, menikmati pemandangan vagina Tanya diantara pahanya yang terbuka lebar. Lengan besar Areez mengungkung tubuh Tanya, mencegah gadis itu kabur meski Areez yakin Tanya tidak akan pernah kabur darinya. Tanya melihat wanita lainnya masuk, wanita tak dikenal seperti kebiasaan Areez di setiap kesempatan. Perutnya melilit tidak nyaman, hatinya berdenyut menyakitkan. Tapi Tanya tidak mau Areez meninggalkannya... Jadi ketika wanita asing itu berjalan ke arah mereka, membuka pakaiannya yang tipis, dan bersimpuh di bawah kaki Areez dengan Tanya dalam dekapan lelaki itu. Tanya hanya bisa memejamkan mata, serta berharap aktivitas ini segera selesai. ---Adult Romance Story--- Hanya untuk Pembaca Dewasa Tulisan ini pure hasil imajinasi penulis ditambah referensi dari banyak karya yang penulis nikmati. Dilarang meniru atau memperbanyak cerita ini. Segala hal yang ada dalam cerita ini hanyalah fiksi dan khayalan penulis.

More details
WpActionLinkContent Guidelines