Sa dan Na

Sa dan Na

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 4, 2022
Kelas baru sama dengan suasana baru, dan teman baru bukan? Namun, tidak bagi dua orang perempuan ini, yaitu Nata dan Sava. Mereka di pertemukan di dalam satu kelas yang sama lagi, setelah satu tahun yang lalu berada di kelas yang sama pula. Bosan? Oh tidak. Mereka malah bahagia. Iya, mereka sangat bahagia.. Hingga kebahagiaan itu lenyap, di saat yang tidak tepat. Mereka memang menebarkan senyum, dan masih saling mencemooh. Namun di dalam sana, tempat dimana semuanya tidak bisa dilihat melalui kedua mata nyata. Tidak dapat diketahui dengan tebakan, bahkan manusia dengan indra keenam pun tidak dapat melihat. Tempat itu terlalu abu-abu untuk kedua mata nyata ini. Tempat yang hanya bisa dilihat oleh mata hati, dan hanya orang terpilih juga yang bisa melihat. Yaitu orang dengan rasa yang sama, dan debaran yang seirama. Sava dan Nata merasakan debaran, getaran, dan rasa itu dengan 'seseorang' yang menjadi pilihan hati. Dimana hanya 'seseorang' itu yang bisa melihatnya, Namun dengan syarat, 'seseorang' itu harus mempunyai rasa yang sama dengan debaran yang seirama.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Friend and My Bestfriend
  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • LOVE OF THE PAST
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • No Longer Mate
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • NYAMAN [Proses Revisi]
  • Memories

Persahabatan adalah anugrah yang diberikan Tuhan selain cinta. ***** Jangan melupakan teman-temanmu, sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang pernah memberikanmu sedikit kebahagiaan meskipun hanya sebuah senyuman. ***** "Hei culun!! Kenapa kau bersekolah disini? Kau tidak pantas sekolah disini" "Kau hanya menganggu pemandangan kelas culun!" "Dia anak pemilik sekolah. Kenapa penampilannya seperti ini?" "Dasar anak tidak tahu diri!? Darimana saja kau?" "Gwencanayo.. aku suka membantu orang" "Hiks berhenti.. stop.. kumohon berhenti.. hiks jangan lakukan itu.." "Hyungie.." "Aagggrrhhh... Aku akan membakar sekolah ini!!..." "Rasakan ini CULUN..." "Dasar miskin!!" ***** Jangan meniru semua adegan atau perilaku yang tidak baik. Ini hanyalah fiktif belaka dan hanya dijadikan sebagai sarana hiburan ❗❗ Jangan menyalahgunakan cerita. Karena dosa tidak hanya ditanggung oleh Anda sebagai pembaca namun juga saya sebagai penulis ❗❗ Jangan mengaitkan Realita dengan Dunia Maya ❗❗ ***** Khamsahamnida.. Thank Youuu.. Borahae.. 💜💜💜✨✨✨

More details
WpActionLinkContent Guidelines