Story cover for Sa dan Na by Seplerink
Sa dan Na
  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Jul 07, 2021
Kelas baru sama dengan suasana baru, dan teman baru bukan?  Namun, tidak bagi dua orang perempuan ini, yaitu Nata dan Sava.  Mereka di pertemukan di dalam satu kelas yang sama lagi, setelah satu tahun yang lalu berada di kelas yang sama pula. 

Bosan? Oh tidak. Mereka malah bahagia.

Iya, mereka sangat bahagia.. Hingga kebahagiaan itu lenyap, di saat yang tidak tepat. Mereka memang menebarkan senyum, dan masih saling mencemooh. Namun di dalam sana, tempat dimana semuanya tidak bisa dilihat melalui kedua mata nyata. Tidak dapat diketahui dengan tebakan, bahkan manusia dengan indra keenam pun tidak dapat melihat. 

Tempat itu terlalu abu-abu untuk kedua mata nyata ini. Tempat yang hanya bisa dilihat oleh mata hati, dan hanya orang terpilih juga yang bisa melihat. Yaitu orang dengan rasa yang sama, dan debaran yang seirama. 

Sava dan Nata merasakan debaran, getaran, dan rasa itu dengan 'seseorang' yang menjadi pilihan hati. Dimana hanya 'seseorang' itu yang bisa melihatnya, Namun dengan syarat, 'seseorang' itu harus mempunyai rasa yang sama dengan debaran yang seirama.
All Rights Reserved
Sign up to add Sa dan Na to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Become an Extra or Main Character [END] by abcde_zzZZ
36 parts Complete
Sebuah pertanyaan. Bagaimana caranya untuk bahagia? . . . Seorang perempuan yang hidup tanpa kebahagaiaan, kini mendapatkannya dengan mudah. Caranya? Tidak ada. Kebahagiaannya itu lenyap seolah ditelan bumi sejak ia lahir dan membuka matanya. Kehidupannya yang miris sungguh sangat disayangkan. Tapi, satu kejadian yang ia anggap itu adalah awal kebahagiaannya adalah... Saat ayahnya sendiri yang mengambil nyawanya. Sebuah kebahagiaan yang perempuan itu dapatkan sekian lama, akhirnya lenyap lagi karena suatu hal yang kembali terulang. Dalam mimpinya, seorang gadis memberinya harapan dengan hidup bahagia bersama orang-orang yang akan mencintainya. Tapi itu pun kembali lenyap seakan kebahagiaan enggan untuk dimiliki oleh perempuan itu. • • • Apakah kehidupan keduanya ini bisa menebus penderitaannya? Jika bisa, bagaimana cara mempertahankannya? Dan jawabannya selalu, TIDAK. • • • " Katanya, kebahagiaan tidak bisa terus dimiliki. Layaknya roda berputar, semua hal bisa didapatkan, meski itu hal yang tidak diinginkan. Semua hal yang didapatkan tidak akan selalu hal baik. Baik di dunia manapun, hal baik tidak selalu tetap. Itu bukanlah hal yang kekal. Tidak perlu juga mencari apa itu kebahagiaan dan bagaimana cara mendapatkan kebahagiaan. Karena saat mensyukuri semua yang kita miliki, saat itu juga kita akan merasakan kebahagiaan dengan cukup." Ucap seseorang yang sudah terbiasa menerima kebahagiaan selama hidupnya dan tidak pernah tahu apa itu kesengsaraan. . . . ⚠️⚠️⚠️ →Cerita ini murni hasil imajinasi saya sendiri❗ →Tidak menerima plagiarisme dalam bentuk apapun❗ →Mohon maaf jika mungkin ada beberapa kata yang kurang tepat atau salah pengetikan, dan juga mungkin ada kesamaan dalam nama atau watak karakter. ⚠️⚠️⚠️ ♡♡♡
You may also like
Slide 1 of 9
Is LOVE cover
Kelas A [End] cover
Yang Dicari cover
Ruang Tanpa Suara cover
Rapuh Lalu Retak (RLR) cover
PROSA "Proyeksi Rasa" [END] cover
LOVE OF THE PAST cover
Become an Extra or Main Character [END] cover
Memories cover

Is LOVE

7 parts Complete

Apa itu cinta? Apa dia berwujud? Atau tidak? Kenapa jika mencintai seseorang harus jantung yang merasakan debarannya. Tetapi... jika terluka bukan hanya jantung yang tersakiti, namun hatipun ikut juga merasakannya. *** Debaran jantungku terasa begitu kencang saat seorang siswa laki-laki dengan aura ketampanan yang mampu membuat para siswi diSMA-nya berteriak mengaguminya. Dia jatuh hati terhadap siswa laki-laki itu. Dia selalu berada dibelakang laki-laki itu seperti penonton yang membawa poster besar sambil berteriak mendukung kesuksesan dalam pertandingan itu. Aku ingin menghampiri dia. Tetapi... aku takut kalau dia bukan malah menerimaku tapi malah menghujaniku dengan semua hinaan pedas yang keluar dari mulutnya. Ya, memang aku tau posisiku di sini. Gadis berkaca mata dengan bermodal baju kebesaran yang ditemani rok SMA-nya yang ikut juga kebesaran. Culun, cupu, kuper, dan sangat dekil. Bagaimana tidak dekil. Rambut yang seperti jarang ditata alias semrawut kalo orang jawa bilang dan juga, sepatu yang usang. Sungguh pas jika ia pantas diasingkan oleh siswi-siswi lainnya. Hufttt.... Helaan nafasku dengan mulai memundurkan gerak kakiku ke belakang untuk segera pergi dari hadapan keramaian siswi-siswi lainnya yang mengagung-agungkan laki-laki yang membuatnya jatuh hati. 'Menyukainya dan dibalas rasaku memang tak pantas untuk kugapai. Mungkin dengan mengaguminya dari belakang sudah cukup pantas bagiku.' -IS LOVE