Masih Menggenggam Senja

Masih Menggenggam Senja

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Thu, Nov 18, 2021
Kehidupan anak sulung Perempuan dari keluarga sederhana dia bernama Dhara Quiza Aruna biasa dipanggil Iza, ia berumur 23 tahun. Sejak umur 1 tahun Iza tinggal bersama sangat Ayah. Iza memiliki watak keras kepala dan tidak mudah menyerah dengan apa yang diimpikannya, sejak kecil Iza diajarkan untuk berusaha mandiri dan bekerja keras. . . Iza memiliki impian dan cita-cita yang tinggi, untuk bisa masuk ke Universitas impiannya, bahkan Iza membutuhkan beberapa waktu agar bisa mendapatkan beasiswa. Setelah beberapa tahun usahanya tidak menghianati hasil akhirnya berkat kerja kerasnya Iza bisa masuk ke Universitas impiannya itu. Iza mengambil jurusan Arsitektur di Universitas terbaik. Tetapi kehidupan cinta Iza sedikit rumit, Iza tidak bisa bersama cinta pertamanya karena orang tuanya tidak mengijinkan nya bersama. selama bertahun-tahun Iza memendam perasaannya sebisa mungkin agar tidak mengingatnya. Tidak disangka setelah masuk Universitas Iza terlibat dalam cinta segitiga. 2 lelaki yang sangat mencintainya dengan cara yang berbeda. Akankah Iza bisa memilih diantaranya, apakah pilihannya berbeda dengan pilihan takdir?
All Rights Reserved
#3
ceritamahasiswa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • SILENT CONFESSION (TERBIT)
  • Cinta yang Tak Dibagi, Tapi Dimiliki Bersama
  • Quarter Love Crisis
  • Paradise
  • Akan Ku Tunggu Kehadiran Mu Disini
  • The Chance
  • Kalibrasi Rasa

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines