Abu-Abi

Abu-Abi

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 7, 2021
Abu adalah wanita yang bernama lengkap "Anindya Belia Usrifa". Bertahun-tahun sudah ia bersahabat dengan seorang lelaki yang bernama lengkap Abi Syahdan Zulfikar atau kerap dipanggil Abi. Sejak kecil, mereka telah bersahabat. Hingga dewasa, persahabatan mereka pun masih terjalin erat. Banyak orang berkata, "Tidak ada persahabatan yang murni antara lelaki dan perempuan". Namun, mereka mengelak akan hal itu. Mereka yakin, persahabatan yang mereka jalin benar-benar murni tanpa ada perasaan yang lebih. Namun, seiring berjalannya waktu, dengan banyak hal yang mereka lewati. Apakah tidak akan merubah semuanya ? Apakah perasaan lebih dari persahabatan itu benar-benar tidak ada ? Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Mari baca kisah mereka. Kisah antara Abu dan Abi ❤️
All Rights Reserved
#290
abu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AMOUR (Mr. Pradipta)
  • Relationship
  • Dear, Pak Dosen
  • RUANG WAKTU
  • NAIK PELAMINAN [TAMAT LENGKAP]
  • Derita Istri Kedua Dosen
  • Dosenku Suamiku (TAMAT)                            [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • (A)billa
  • DELTHA
  • Secret Admirer

Menikah dengan bapak-bapak? Siapa takut!! Felisa Anindira, gadis berusia 18 tahun itu tidak pernah menyangka bahwa dirinya akan naksir dengan seorang Arvin Bisma Pradipta yang tak lain adalah sahabat Ayahnya. Awalnya dia hanya merasa kagum pada sosok pria dewasa itu, pribadinya, kecerdasannya dan cara bicaranya sangat merepotkan untuk hatinya. Felisa jatuh cinta pada sosok Arvin setelah pria itu membantu menyelesaikan kasus penjebakan Kakaknya. "Pak, nikah sama saya yuk?" "Berhenti bercanda, anak kecil kuliah saja yang benar." sahut Pak Arvin acuh. "Pak, saya suka sama bapak tau, jadi suami saya mau gak?" tanya Felisa dengan mata berbinar. "Saya sudah punya calon istri." Balas Pak Arvin. "Saya santet calonnya boleh, gak, pak? Biar bapak nikah sama saya aja?" ujar Felisa semakin menjadi. "Terserah kamu, lah." pasrah Arvin yang tidak tau harus bagaimana berbicara dengan putri bungsu sahabatnya. (Ini mungkin halu yg gak jelas bgt, tapi aku harap kalian mau voment ya hehe) Mau happyend atau sadend?

More details
WpActionLinkContent Guidelines