Habba
  • WpView
    Dibaca 8
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Jul 7, 2021
WpInfo
Fiksi
Tema Sosial
Perbedaan bukan lah sebuah penghalang bagi Dua insan yang saling bertolak belakang. Habba, seorang pemuda agamis yang cerdas dan santun, serta selalu Istiqomah dalam menjaga pandangan dengan perempuan yang bukan makhramnya. Ia seorang pemuda yang bukan hanya berakhlak baik, namun juga seseorang yang bertanggung jawab dalam memegang amanah. Sedangkan Nazwa, seorang atlet bulutangkis yang bermain ganda bersama teman laki-lakinya, yang juga kerap memenangkan medali emas di berbagai pertandingan bergengsi. Nazwa berpenampilan seperti atlet pada umumnya, ia sering berpakaian pendek dan ketat, dan tentu saja tanpa hijab dikepalanya. Hal itu sudah menjadi pilihan Nazwa sejak ia memasuki dunia bulutangkis di umur 12 tahun. Itulah dua nama yang diciptakan Allah seperti minyak dan air yang mengalir. Entah apa dan bagaimana yang akan terjadi diantara mereka. Takdir sudah tertulis indah, biarlah langit yang berbicara.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#29
dearallah
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Bitch Daughter (Putri Kupu-kupu Malam) SELESAI✓
  • I Love Gus (OPEN PO)
  • Cinta Halal Kita[On Going]
  • Di bawah Langit Pesantren
  • Takdir Dua Insan
  • Kita Yang Tak Sama
  • Dia Nazzam
  • Cahaya Iman Gus Berandal (on going)
  • LENTERA KEABADIAN By Rawnaa

Aku tak akan bisa memilih takdirku, laki-laki seperti apa yang akan menjadi Ayahku kelak, dari rahim siapa aku akan dilahirkan. Aku tak pernah tau apa salahku, aku tak pernah tau seberapa besar dosa yang telah kubuat. Hingga cacian dan makian adalah makanan sehari-hariku. Apakah aku terlahir untuk dibenci? lantas dosakah aku jika kubenci dirinya yang telah membuatku dibenci? meski hati kecilku selalu berkata, aku sangat menyayanginya. -Kinar- Hanya beribu kata maaf yang dapat aku lontarkan, walau kata itu takkan mampu merubah takdir dan kebahagiaanmu yang telah hancur karena ulahku. Aku tak tau apa yang bisa kulakukan untuk menjauh dari kelamnya hidupku ini. Aku tak tau bagaimana cara untuk dapat membahagiakanmu. Namun hanya satu yang pasti, aku sangat-sangat menyayangimu dan aku rela mengorbankan segalanya, meski jiwa, raga bahkan nyawaku taruhannya. -Karina- Aku hanya seorang lelaki biasa yang mencintaimu. Tak memandang siapa dirimu, darimana asalmu, setinggi apa derajatmu. Karena rasa ini tumbuh atas karunia-Nya, maka ijinkanlah aku untuk dapat mencintaimu atas ridho-Nya. -Nazar- Cerita ini pindah lapak ke KBM ya. Terima kasih 🙏😊

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan