UNSELECTED

UNSELECTED

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Mga Boto 0
  • WpPart
    Mga Parte 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sat, Nov 20, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Alsa hanya bisa mengikhlaskan keputusan itu. Ia tak akan pernah mampu dan pantas untuk bersaing dengan seorang wanita yang sudah melahirkan kekasihnya. Karena ia tau bahwa anak laki-laki akan tetap menjadi milik ibunya bahkan sampai ia mati. Dan ia tidak punya hak untuk menentang ucapan seorang ibu yang tidak menyetujui hubungan mereka.
All Rights Reserved
#940
musik
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • MENDEKAP RINDU
  • Mazoya Ananta
  • Istri Bayangan ( Sudah Terbit)
  • semua punya luka
  • Because I Love You ( TAMAT  )
  • DANADYAKSA
  • MANTAN PACAR TEMAN
  • Anak Angkat & Keluarga Posesif
  • Red Velvet & Sunrise

Di tengah konflik antara keinginan orang tua dan hati nurani, Amanda, seorang mahasiswi yang penuh dengan ambisi dan cinta, menemukan dirinya terjebak dalam perjalanan yang tak terduga. Dijodohkan oleh orang tuanya dengan pria yang mereka pilih untuknya, Amanda sudah memiliki hati yang terikat pada seseorang yang telah lama menjadi bagian dari hidupnya. Namun, dalam perjalanannya mencari jati diri dan memperjuangkan cintanya, Amanda harus menghadapi tekanan dari orang tua yang berharap agar ia mengikuti jalur yang telah mereka tentukan. Konflik batin pun tak terhindarkan ketika hati Amanda berseberangan dengan keinginan sang ayah yang keras kepala. Di tengah pergulatan antara cinta dan tanggung jawab, Amanda harus menemukan kekuatan dalam dirinya sendiri untuk menghadapi segala rintangan yang menghadang. Dalam perjalanan ini, dia akan belajar tentang arti sejati dari kebahagiaan, kesetiaan, dan pengorbanan. Namun, di balik semua itu, pertanyaan besar terus menghantuinya: Akankah Amanda mampu mempertahankan cintanya dan menemukan kebahagiaannya sendiri, atau akankah ia tunduk pada tekanan orang tuanya dan merelakan hatinya untuk mengikuti jalan yang telah ditentukan untuknya? Hanya waktu yang akan menjawabnya. "Kamu jangan terlalu memanjakannya, lagian itu merupakan keputusan yang tepat untuk masa depan Amanda yang lebih baik," ibu Amanda tak habis pikir dengan suaminya. "Kau tega melihat putri mu terpaksa mencintai orang lain, apa yang kau pikirkan. Dulu kau sangat memanjakannya, bahkan tak ingin melihat dia menangis. Hanya karena dia tak sejalan arah dengan kemauanmu, lantas membuatmu terlalu dalam kecewa dengan dia? Ibu Amanda yang akhirnya tersulut emosi dengan cara suaminya. "Kau bahkan tak melihat secara dalam tatapan putri mu, yang begitu merindukan sikap hangat ayahnya. Ambisi mu membuat hatimu membeku," lanjut ibu Amanda meninggalkan ayah Amanda di ruang kerja di rumah mereka.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman