Story cover for After Centuries by joeylizz
After Centuries
  • WpView
    Reads 92
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 92
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Jul 08, 2021
Mew dan si cupu terkurung semalaman di ruang kesehatan sekolah yang mitosnya memiliki sihir untuk membuat dua orang jatuh cinta jika semalaman berdua disana.
"bagaimana?" tanya Sammy,pond mengangkat jempol,"beress" jawabnya,kemudian bertos ria dengan Sammy,semoga sihirnya bekerja pada Mew,harap pond dan Sammy.
Mew membawa wajahnya mendekat pada si cupu,"a little souvenir" katanya sebelum mengecup pelan bibir si cupu,terkekeh sebentar dengan kelakuannya,setelahnya Mew pergi,menyelinap lewat jendela,meninggalkan si cupu yang berdebar-debar.
All Rights Reserved
Sign up to add After Centuries to your library and receive updates
or
#65gulfkanawut
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Tetap Mencintaimu  (Walau Ragaku Tak Jadi Milikku Lagi) cover
Amour cover
Does Happiness Exist? || MewGulf (End)  cover
𝐊𝐞𝐭𝐮𝐚 𝐆𝐞𝐧𝐠 𝐌𝐨𝐭𝐨𝐫 𝐈𝐬 𝐌𝐲 𝐇𝐮𝐬𝐛𝐚𝐧𝐝 (𝐌𝐞𝐰𝐆𝐮𝐥𝐟) 𝐄𝐍𝐃√ cover
Love In The Past {END} cover
MENGHARGAI ||MewGulf}{ cover
My Happiness cover
Si Cupu Glow Up || MewGulf (End)  cover
terlambat pulang cover

Tetap Mencintaimu (Walau Ragaku Tak Jadi Milikku Lagi)

30 parts Complete

Seperti cerita sebelumnya... ini adalah cerita yang sudah aku buat ditahun 2017 juga, masih tersimpan diLaptop. Ada beberapa hal yang aku rubah agar dapat sesuai dengan cerita (Fanfiction) MewGulf. Mohon maaf jika terdapat beberapa hal yang tidak sesuai (aku bukan dokter dan ahli kesehatan), aku hanya suka menulis dan berimajinasi.. Aku harap kalian suka... Terima kasih.... ======================= "Jongcheveevat? Apa kamu anak dari Alexander Jongcheveevat?" Tanya Gulf dengan mata membelak. "Gulf..." tanpa sadar aku menyebutkan nama Gulf saat aku memandangi foto itu. Papa mendekatiku, "Siapa Mew?" =============================== "Tiada yang lebih indah dari dua raga yang saling menjaga tidak bertemu namun saling menunggu, Tidak berpapasan namun saling mendoakan" dari Kutipan Pena